Kamis, 28 Mei 2026

Berita Internasional

Kereta Angkut Militer Pakistan Dibom, 24 Orang Tewas

Sebuah ledakan dahsyat menghantam kereta yang mengangkut personel militer Pakistan di wilayah barat daya negara itu, Minggu (24/5/2026).

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Istimewa
KERETA PAKISTAN --Sebuah ledakan dahsyat menghantam kereta yang mengangkut personel militer Pakistan di wilayah barat daya negara itu, Minggu (24/5/2026). Insiden yang terjadi di dekat Stasiun Chaman Phatak tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya. 

WARTAKOTALIVECOM -- Sebuah ledakan dahsyat menghantam kereta yang mengangkut personel militer Pakistan di wilayah barat daya negara itu, Minggu (24/5/2026).

Insiden yang terjadi di dekat Stasiun Chaman Phatak tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya.

Kereta tersebut diketahui berangkat dari barak militer di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, sebelum akhirnya dihantam ledakan di tengah perjalanan.

Ledakan keras menyebabkan sejumlah gerbong rusak parah dan memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Laporan awal menyebutkan, sebagian besar korban merupakan personel militer yang berada di dalam kereta.

Namun, hingga kini otoritas Pakistan masih melakukan identifikasi menyeluruh terhadap korban tewas maupun korban luka.

Tim penyelamat dan aparat keamanan segera dikerahkan ke lokasi sesaat setelah ledakan terjadi.

Sejumlah ambulans terlihat membawa korban ke rumah sakit terdekat di Quetta untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Peristiwa itu kembali menyoroti rapuhnya situasi keamanan di wilayah Balochistan yang selama bertahun-tahun menjadi titik panas konflik bersenjata, separatisme, dan aksi kelompok ekstremis.

Kawasan tersebut memang kerap dilanda serangan terhadap aparat keamanan Pakistan maupun infrastruktur pemerintah.

Menteri Perkeretaapian Pakistan, Muhammad Hanif Abbasi, mengecam keras insiden tersebut. Ia menyebut ledakan itu sebagai aksi terorisme yang bertujuan menciptakan ketakutan dan mengguncang stabilitas nasional.

“Kami mengutuk keras serangan pengecut ini. Tindakan terorisme semacam ini tidak akan melemahkan tekad bangsa untuk melawan ekstremisme,” ujar Abbasi seperti dikutip dari Viory.

Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Aparat keamanan Pakistan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber ledakan sekaligus memburu pelaku yang diduga terlibat.

Insiden ini menjadi salah satu serangan paling mematikan yang menyasar transportasi militer Pakistan dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah Pakistan pun diperkirakan akan meningkatkan pengamanan di jalur-jalur transportasi strategis, khususnya di wilayah rawan konflik.

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved