Sadis! Relawan Global Sumud Flotilla Relawan Perempuan Dijambak
Sejumlah relawan berada dalam posisi tangan terikat dan berlutut di bawah pengawasan aparat bersenjata Israel.
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Maimon Herawati mengungkap dugaan tindak kekerasan yang dialami sejumlah relawan Global Sumud Flotilla (GSF) setelah ditahan aparat Israel.
Dugaan itu mencuat setelah beredarnya video penangkapan para relawan yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melalui akun media sosial X miliknya.
Dalam rekaman video yang turut dikutip sejumlah media internasional, tampak sejumlah relawan berada dalam posisi tangan terikat dan berlutut di bawah pengawasan aparat bersenjata Israel.
Salah seorang perempuan terlihat meneriakkan kalimat “Free Palestine” sebelum kemudian dipaksa menunduk oleh aparat yang berada di lokasi.
Maimon mengatakan perempuan dalam video tersebut merupakan relawan asal Irlandia yang dikenalnya secara pribadi.
Ia menyebut tindakan aparat Israel terhadap relawan perempuan itu sebagai bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan.
“Kalau video kekerasan itu memang terjadi, salah satu perempuan yang berteriak ‘Free Palestine’ lalu kemudian rambutnya dijambak dan kepalanya didorong ke bawah itu sahabat saya.
Beliau berasal dari Irlandia,” kata Maimon saat menghadiri konferensi pers GPCI secara virtual di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurut Maimon, situasi dalam video memperlihatkan kondisi para relawan yang berada dalam tekanan saat penahanan berlangsung.
Sejumlah relawan tampak dipaksa berlutut dengan tangan terikat, sementara aparat Israel mengawasi mereka dari jarak dekat.
Dalam video tersebut, Ben-Gvir juga terlihat berjalan mengelilingi area tempat para relawan ditahan.
Meski demikian, Maimon mengaku belum dapat memastikan identitas seluruh orang yang muncul dalam video itu karena sebagian wajah mereka tertutup.
Ia juga belum dapat memastikan apakah terdapat warga negara Indonesia (WNI) di antara relawan yang mengalami perlakuan tersebut.
“Kami belum mengetahui secara pasti siapa saja yang ditangkap dan mengalami perlakuan seperti itu karena wajah mereka tertutup,” ujarnya.
Pernyataan GPCI muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap operasi Israel terhadap rombongan relawan solidaritas Palestina yang berupaya mendekati wilayah Gaza melalui jalur laut.
| Menteri Israel Unggah Video Aktivis Global Sumud Ditahan Bak Tawanan Perang, 9 WNI Ikut Diamankan |
|
|---|
| China Rusia Sepakat AS Israel Penyebab Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Tak Punya Hubungan Diplomatik dengan Israel, Indonesia Tempuh Jalur PBB Lindungi WNI Misi Gaza |
|
|---|
| 3 Relawannya Ditahan Israel, Humanitarian Forum Indonesia Desak Pemerintah Bertindak |
|
|---|
| Video SOS 2 WNI yang Kembali Diculik Israel Saat Hendak Menuju Gaza |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapal-flotilla-2.jpg)