Hewan Kurban
Trotoar Tanah Abang Jadi Lapak Kambing dan Sapi, Satpol PP Siap Tindak Pedagang
Penjualan hewan kurban di trotoar dan badan jalan kawasan Tanah Abang kembali marak jelang Iduladha 2026. Satpol PP akan tertibkan
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
Ringkasan Berita:
- Lapak hewan kurban kembali menjamur di trotoar dan badan jalan kawasan Tanah Abang menjelang Iduladha 2026.
- Sejumlah pedagang mengaku belum mengantongi izin resmi untuk berjualan di fasilitas umum.
- Satpol PP DKI Jakarta menegaskan akan menertibkan pedagang yang menggunakan trotoar sesuai aturan yang berlaku.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, aktivitas penjualan hewan kurban mulai ramai terlihat di sejumlah ruas jalan di Jakarta.
Pemandangan lapak kambing dan sapi yang berdiri di atas trotoar hingga tepi jalan kembali muncul, salah satunya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, Selasa (19/5/2026), para pedagang memanfaatkan berbagai ruang kosong untuk membuka lapak sementara.
Tidak hanya trotoar, sebagian badan jalan hingga area halte juga digunakan sebagai tempat menaruh hewan kurban.
Baca juga: Jangan Salah Pilih, Ini Ciri-ciri Hewan Kurban yang Layak Dibeli untuk Perayaan Iduladha
Akibatnya, ruang bagi pejalan kaki menjadi terbatas dan arus kendaraan di sekitar lokasi tampak tersendat, terutama saat jam sibuk.
Pedagang Akui Belum Kantongi Izin
Sejumlah pedagang mengaku sengaja datang ke kawasan tersebut karena permintaan hewan kurban mulai meningkat menjelang Iduladha.
Mereka menyebut aktivitas berjualan hanya berlangsung sementara selama musim kurban.
Namun, beberapa pedagang mengaku belum memiliki izin resmi dari Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta untuk menggunakan fasilitas umum sebagai lokasi berdagang.
“Kami jualan cuma 10 hari doang kok, kotoran pasti juga diberesihin,” ujar salah satu pedagang.
Warga Keluhkan Gangguan Trotoar dan Bau
Di sisi lain, keberadaan lapak hewan kurban di trotoar menuai keluhan warga.
Selain mengganggu akses pejalan kaki, aroma kandang hewan juga dikeluhkan jika kebersihan tidak dijaga maksimal.
“Iya setiap tahun juga ada kalau sudah mendekati Iduladha. Karena di pinggir jalan memang ngeri juga ya,” kata Ahmad (30), salah satu pengendara.
Baca juga: Pengawasan Hewan Kurban di Jakarta Diperketat Jelang Iduladha 2026, Mayoritas Pedagang Memiliki SKKH
Ia berharap pemerintah dapat menata lokasi penjualan agar tidak menimbulkan kemacetan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi, menegaskan penggunaan trotoar untuk jual beli hewan kurban melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
| Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi di Pasar Kambing Tanah Abang Naik hingga Rp4 Juta |
|
|---|
| 145 Lokasi Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Pusat Diawasi Sudin KPKP Jelang Iduladha 2026 |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Pemkot Jaktim Bekali Panitia Kurban soal Penyembelihan Hewan |
|
|---|
| Human Initiative Luncurkan Sebar Qurban 2026, Targetkan 309 Ribu Penerima |
|
|---|
| Ini Pengakuan Tarmin Panitia Kurban di Cikiwul Bekasi yang Palak Penerima Daging Rp 15.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pedagang-hewan-kurban-di-trotoar-Tanah-Abang2.jpg)