Rabu, 20 Mei 2026

Berita Nasional

Diterima Prabowo, Ini Spesifikasi Rudal Meteor yang Ditakuti Dunia

Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah rudal dan pesawat tempur yang dipesan dari Prancis. 

Tayang:
Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah rudal dan pesawat tempur yang dipesan dari Prancis. 

Penyerahan alutsista itu diikuti oleh oleh Prabowo di apron VVIP Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin (18/5/2026). 

Prabowo terlihat memandikan pesawat tempur dengan air kembang. Kemudian Kepala Negara RI itu pun melihat-lihat alutsista lainnya. 

Terlihat sejumlah rudal berderet di Apron Lanud Halim Perdanakusuma. 

Rudal tersebut merupakan paket persenjataan mutakhir yang dipamerkan tepat di depan armada Rafale yang terparkir. 

Di antara deretan amunisi tersebut, tampak jelas bom pintar berpemandu presisi AASM Hammer (Armement Air-Sol Modulaire) untuk opsi serangan udara ke permukaan jarak jauh, serta yang paling fenomenal adalah sosok rudal udara ke udara jarak jauh (Beyond Visual Range – BVR) Meteor.

Kehadiran rudal Meteor – kemungkinan dummy/training variant – dalam upacara penyerahan resmi ini membawa pesan geopolitik yang sangat kuat ke panggung internasional. 

Ditampilkannya Meteor dalam arsenal resmi Rafale TNI AU menyiratkan pesan tegas bahwa Indonesia sama sekali tidak mengalami hambatan birokrasi maupun politik luar negeri untuk mengakuisisi rudal BVR paling ditakuti di dunia saat ini.

Baca juga: Usai Dikunjungi Donald Trump, China Luluh Lantah Diguncang Gempa

Missile Meteor: Rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond Visual Range Air-to-Air Missile/BVRAAM) ini menggunakan mesin ramjet yang memungkinkan daya dorong tetap terjaga hingga fase akhir penerbangan. 

Meteor disebut memiliki no-escape zone yang luas, sehingga meningkatkan peluang menghantam target udara pada jarak jauh.

Smart Weapon Hammer (AASM) Merupakan bom pintar berpemandu GPS dan laser yang dirancang untuk serangan presisi. 

Sistem ini memungkinkan pilot melepaskan amunisi dari jarak aman sebelum senjata meluncur menuju target secara mandiri dalam berbagai kondisi cuaca.

Adapun alat pertahanan yang diserahkan Presiden kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk selanjutnya diserahkan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono tersebut yakni: 

6 pesawat tempur MRCA Rafale
1 pesawat Airbus A400M Atlas MRTT
4 pesawat Dassault Falcon 8X
Radar GCI GM403
sistem persenjataan modern Missile Meteor 
Smart Weapon Hammer

"Tadi baru saja kita menerima secara resmi dengan adat kita penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam pesawat tempur ya, Rafale dan pesawat angkut Falcon, pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga," kata Prabowo.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved