Berita Nasional
Oditur Militer Permasalahkan Andrie Yunus Telanjang Bulat Atau Tidak Usai Disiram Air Keras
Oditur militer tersebut bertanya ke saksi warga apakah Andrie Yunus telanjang bulat atau hanya buka baju usai terkena siraman air keras.
WARTAKOTALIVE.COM - Oditur militer di kasus penyiraman aktivis Andrie Yunus menanyakan perihal reaksi Andrie Yunus usai disiram air keras oleh empat terduga anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Berkali-kali, Oditur militer tersebut bertanya ke saksi warga apakah Andrie Yunus telanjang bulat atau hanya buka baju usai terkena siraman air keras.
Pertanyaan itu dilontarkan salah satu Oditur militer berkali-kali terhadap tiga saksi warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu Andrie Yunus usai terkena siraman air keras.
Oditur Militer dan Oditur Militer Tinggi yang selanjutnya disebut Oditur adalah pejabat yang diberi wewenang untuk bertindak sebagai penuntut umum, sebagai pelaksana putusan atau penetapan Pengadilan dalam lingkungan peradilan militer.
“Korban tiba-tiba membuka baju? telanjang bulat atau telanjang setengah badan?” tanya seorang Oditur militer.
Saksi warga pun menjawab bahwa Andrie Yunus hanya membuka atasan bajunya usai disiram air keras oleh pelaku.
Saat itu warga pun melihat kondisi tubuh Andrie Yunus yang sudah memerah seperti terbakar. Namun warga awalnya belum paham bahwa Andrie Yunus disiram air keras oleh 4 BAIS TNI.
Warga awalnya mengira Andrie Yunus adalah korban begal. Namun motor yang dibawa Andrie Yunus tidak hilang.
Baca juga: Ada Dendam Pribadi di Balik Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Sementara itu di Sidang kedua kali ini Andrie Yunus kembali tidak hadir.
Sidang lanjutan kasus penyiraman air keras tersebut digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Andrie Yunus sendiri menolak hadir di sidang militer tersebut karena tengah menjalani pengobatan.
Anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi atau TAUD, Airlangga Julio menyebut Andrie tidak akan hadir sidang karena masih dirawat.
Menurutnya kondisi Andrie Yunus saat ini masih dalam observasi dan kontrol pihak medis.
"Karena statusnya masih dalam observasi kontrol dan memerlukan beberapa tindakan medis dan belum menerima juga secara formil fisik surat panggilan," kata Airlangga, Senin (4/5/2026).
Sebelumnya Andrie Yunus menulis surat yang berisi penolakan terhadap upaya pengusutan kasus oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.