Berita Nasional
Di Tengah Konflik dengan Habib Rizieq, Dudung Sowan ke Para Ulama di MUI
Kepala KSP Dudung Abdurachman sowan ke para ulama usai konfliknya dengan mantan Ketua FPI Habib Rizieq kembali mencuat.
WARTAKOTALIVE.COM - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman sowan ke para ulama usai konfliknya dengan mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq kembali mencuat.
Sebelumnya Habib Rizieq Shihab menyebut pernyataan Presiden Prabowo soal 'pindah ke Yaman' merupakan hasil bisikan dari sosok yang ia juluki "Jenderal Baliho".
HRS mengaitkan julukan tersebut kepada Dudung yang saat ini menjabat sebagai Kepala KSP setelah sebelumnya sempat mengemban posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan.
Dudung pun memberikan respons atas kritik pedas yang dilontarkan Habib Rizieq Shihab (HRS) baru-baru ini.
Dimuat Tribunnews.com, Dudung secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Habib Rizieq.
Mantan KSAD itu justru mengingatkan peran penting ulama dalam masyarakat yang seharusnya membawa keteduhan dan tidak merendahkan pihak lain.
"Tapi artinya bahwa menurut saya bahwa Pak Rizieq, ya, sudah tualah, sudah sama-sama tua. Ya marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan, dengan tidak memprovokasi," ujar Dudung kepada awak media.
Di tengah konfliknya dengan Rizieq Shihab yang kembali mencuat, Dudung sowan ke para ulama Indonesia pada Selasa (5/5/2026) seperti dimuat situs resmi KSP.
Sowan ke MUI
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu melakukan kunjungan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026).
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membangun sinergi yang kuat dengan para ulama demi menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.
Kastaf Jenderal Dudung menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momen yang sangat istimewa, terutama dalam kapasitasnya yang baru ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama.
“Ya, silaturahmi ini sangat luar biasa kalau menurut saya, makanya saya hadir karena saya satu sisi pejabat baru sebagai Kantor Staf Presiden (KSP) yang bisa mewakili pemerintah,” ujar Kastaf.
Kepala Staf Kepresidenan menjelaskan bahwa fokus utama dari kunjungan ini adalah untuk menyerap aspirasi para ulama agar dapat diteruskan langsung ke tingkat pimpinan negara.
Kastaf menyadari bahwa tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Dudung-MUI.jpg)