Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek
106 Korban dalam Kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek Bekasi, Polisi Selidiki Dugaan Human Error
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyatakan, proses penyidikan saat ini masih berlangsung.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Ringkasan Berita:
- Polisi menyelidiki kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bersama KAI dan KNKT.
- Total korban 106 orang: 16 meninggal, 90 luka; sebagian masih dirawat di rumah sakit.
- Penyebab didalami, termasuk dugaan human error atau gangguan sistem komunikasi.
- Insiden bermula dari taksi mogok di perlintasan, KRL terhenti lalu ditabrak KA dari belakang.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepolisian tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang terjadi antara KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak terkait guna mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyatakan, proses penyidikan saat ini masih berlangsung.
Polisi menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna memperoleh hasil investigasi yang komprehensif.
“Sedang dalam penyidikan, berkoordinasi dengan KAI dan KNKT,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor teknis maupun kelalaian.
Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang.
Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.
“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkap Budi.
Terkait dugaan penyebab, polisi masih mendalami kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.
“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” jelasnya.
Selain itu, pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api juga dijadwalkan untuk dilakukan guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.
| Kronologi Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Diawali Taksi Mogok di Rel |
|
|---|
| Polisi Selidiki Keterlambatan Maintenance Taksi Online yang Terseret Insiden dengan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Tiga Karyawan PT KAI Daop 1 Jakarta Diperiksa Polisi terkait Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur |
|
|---|
| Tragedi KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Hak Korban Terpenuhi |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp494 Juta kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/laka-kereta-Argo-Bromo-Aggrek-di-Stasiun-Bekasi134.jpg)