Jumat, 24 April 2026

Pendidikan

OREO Rilis Program Berbagi Seru, Hadirkan Alat Pembelajaran Seru Berbasis Literasi dan Sains

OREO rilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa inggris.

Warta Kota/Mochamad Dipa Anggara
Momen peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026). OREO merilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - OREO meluncurkan program 'OREO Berbagi Seru' sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

Program tersebut sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yaitu 'Pendidikan Bermutu untuk Semua'.

Program yang dijalankan bersama Indonesia Mengajar ini menargetkan 7.000 siswa di tujuh provinsi, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah marginal.

Inisiatif tersebut dilakukan melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan Bahasa Inggris yang dirancang dengan pendekatan belajar sambil bermain.

Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen RI, Mariman Darto, mengatakan kolaborasi dengan sektor swasta menjadi kunci dalam memperluas akses pendidikan.

“Pembangunan karakter tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kami ingin berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, termasuk korporasi. Terutama untuk wilayah 3T yang akses pendidikannya masih sangat terbatas,” ujar Mariman Darto saat peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Momen peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026). OREO merilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris.
Momen peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026). OREO merilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris. (Warta Kota/Mochamad Dipa Anggara)

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan gerakan '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' yang mendorong pembelajaran berbasis deep learning dengan suasana yang menyenangkan (joyful learning).

“Kami mengapresiasi langkah OREO yang menghadirkan kontribusi nyata bagi program prioritas pemerintah dan berharap dapat membawa semangat belajar bagi lebih banyak anak Indonesia,” kata Mariman.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah 3T, Rita Pranawati, menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

“Di sejumlah daerah, anak-anak masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan media pembelajaran. Kesenjangan ini turut memengaruhi hasil belajar, terutama di bidang literasi, numerasi, dan sains,” jelasnya.

Ia mengacu pada data Programme for International Student Assessment 2022 yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-69 dari 80 negara dalam hal kemampuan membaca, matematika, dan sains.

Momen peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026). OREO merilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris.
Momen peluncuran program 'OREO Berbagi Seru di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4/2026). OREO merilis program 'OREO Berbagi Seru' melalui distribusi alat pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris. (Warta Kota/Mochamad Dipa Anggara)

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.

"Untuk itu, Kemendikdasmen RI terus berfokus untuk mendorong pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program, salah satunya dengan penguatan kolaborasi lintas pihak dalam mendorong pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan menyenangkan (joyful) bagi lebih banyak anak Indonesia," ungkap Rita.

Ia juga menegaskan bahwa peran orang tua juga terus didorong melalui peningkatan literasi dan dukungan sumber daya agar semakin optimal dalam mendampingi anak.

Sementara, Marketing Director Mondelez Indonesia, Anggya Kumala, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen OREO dalam mendukung dunia pendidikan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved