Berita Nasional
Krisis Air Terjawab, Ratusan Warga dan Santri Bekasi Kini Dapat Akses Air Layak Minum
Ratusan Warga dan Santri Bekasi Kini Dapat Akses Air Layak Minum di UPZ BAZNAS Telkom Group, Majelis Taklim Telkom Group.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Akses air bersih yang selama ini menjadi persoalan di wilayah Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi akhirnya mulai terurai.
Program “Berbagi Air Kehidupan” resmi diluncurkan melalui kolaborasi UPZ BAZNAS Telkom Group, Majelis Taklim Telkom Group (MTTG), dan Yayasan Muslim Al Kahfi Bekasi, dengan menghadirkan fasilitas air bersih siap minum bagi santri Pondok Pesantren Al Bayan dan masyarakat sekitar.
Baca juga: Krisis Air Terjawab, 270 Toren Gratis Disalurkan ke Warga Jakarta Utara
Peluncuran program berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan, Kampung Awirarangan, Desa Tamansari, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air layak konsumsi.
General Manager Witel Bekasi-Karawang, Hari Purwanto menjelaskan program ini merupakan realisasi dari aspirasi warga dan pihak pesantren yang selama ini membutuhkan solusi air bersih.
“Kami berupaya mewujudkan kebutuhan air bersih yang sebelumnya telah diajukan oleh Pondok Pesantren Al Bayan dan warga sekitar. Dari usulan tersebut, kami realisasikan dalam bentuk fasilitas air kehidupan yang dapat langsung dimanfaatkan,” katanya pada Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Krisis Air Bersih di Pengungsian Sumatra, LM Kirim Bantuan Lewat Kolinlamil TNI AL
Menurutnya, fasilitas air siap minum ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Majelis Taklim Telkom Group. Ketua MTTG Witel Bekasi-Karawang, Arieffan Hardi, menyebut bantuan tersebut bersumber dari zakat para karyawan Telkom Group yang dihimpun melalui UPZ BAZNAS.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga bagi masyarakat luas di sekitar pesantren. Kegiatan sosial seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Program ini turut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan pengelola yayasan setempat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain peresmian fasilitas air bersih, kegiatan juga diramaikan dengan penampilan para santri serta penyaluran bantuan sosial bagi warga sekitar.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mengingat fasilitas ini menjadi jawaban atas kebutuhan air bersih yang selama ini belum terpenuhi secara optimal.
Baca juga: Krisis Air di Aren Jaya Kota Bekasi, Warga Terpaksa Tak Mandi Selama Empat Hari
Ke depan, program “Berbagi Air Kehidupan” diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan warga.
| Sidak Gudang beras di Karawang, Mentan Yakinkan Indonesia Siap Hadapi El Nino |
|
|---|
| Israel Ganti Patung Yesus yang Dihancurkan Lebih Kecil, Ini yang Dilakukan Italia |
|
|---|
| Menlu Ungkap Presiden Prabowo ke Perancis lagi dalam Waktu Dekat, Perkuat Kemitraan Strategis |
|
|---|
| Indonesia Buat Ketar Katir Dunia Saat Singgung Tarif Selat Malaka, Seberapa Penting Jalur Laut Itu? |
|
|---|
| Rutan Kelas I Jakarta Pusat Bakar Sejumlah Ponsel Tahanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Berbagi-Air-Kehidupan.jpg)