Kamis, 23 April 2026

Perang AS Vs Iran

Memanas! AS Tembaki dan Sita Kapal Raksasa Iran di Teluk Oman, Teheran Ancam Balas Dendam

Memanas! AS Tembaki dan Sita Kapal Raksasa Iran di Teluk Oman, Teheran Ancam Balas Dendam. Kapal touska Iran disita AS

Laman britannica.com/
SELAT HORMUZ MEMBARA - Angkatan Laut Amerika Serikat telah melepaskan tembakan dan menyita sebuah kapal kargo raksasa berbendera Iran, TOUSKA, yang mencoba menerobos blokade laut di Teluk Oman pada Minggu (19/4/2026). Insiden dramatis ini melibatkan kapal perusak rudal berpemandu USS Spruance dan membuat Teheran meradang dan akan membalas dendam. 
Ringkasan Berita:
  • Kapal perusak USS Spruance menembaki ruang mesin kapal kargo Iran, TOUSKA, setelah mengabaikan peringatan blokade selama enam jam.
  • Marinir AS resmi menguasai kapal raksasa tersebut di Teluk Oman atas perintah Presiden Trump yang menuduh Iran melanggar gencatan senjata.
  • Militer Iran mengutuk aksi tersebut sebagai "perampokan maritim" dan bersumpah akan segera melakukan pembalasan bersenjata terhadap Amerika Serikat.

WARTAKOTALIVE.COM – Eskalasi ketegangan di jalur pelayaran vital dunia Selat Hormuz benar-benar membara.

Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat telah melepaskan tembakan dan menyita sebuah kapal kargo raksasa berbendera Iran, TOUSKA, yang mencoba menerobos blokade laut di Teluk Oman pada Minggu (19/4/2026).

Insiden dramatis ini melibatkan kapal perusak rudal berpemandu USS Spruance.

Menurut pernyataan resmi Komando Pusat AS (CENTCOM), kapal TOUSKA yang memiliki panjang hampir 300 meter—setara dengan kapal induk—mengabaikan peringatan selama enam jam berturut-turut saat mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran.

"Itu tidak berjalan baik bagi mereka," tulis Trump melalui unggahan di Truth Social.

Untuk menghentikan laju kapal, militer AS mengambil langkah ekstrem dengan menembakkan "beberapa tembakan" tepat ke arah ruang mesin guna melumpuhkan sistem propulsi kapal.

Tak lama kemudian, unit Marinir AS dikerahkan untuk mengamankan dek kapal tersebut.

Teheran Meradang: Ini Perampokan Maritim!

Pemerintah Iran bereaksi keras atas insiden ini.

Melalui media pemerintah IRIB, militer Iran menuduh Amerika Serikat telah melakukan tindakan agresi dan "pembajakan bersenjata" di perairan internasional.

Teheran bersikeras bahwa AS telah melanggar perjanjian gencatan senjata dan merusak peralatan navigasi kapal dagang mereka.

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi dan membalas pembajakan bersenjata AS ini," tegas pernyataan militer Iran via Telegram.

Ketegangan ini terjadi di tengah kebuntuan blokade laut di mana AS mengklaim telah memerintahkan sedikitnya 25 kapal komersial untuk berbalik arah sejak operasi dimulai.

Dunia kini menanti dengan cemas apakah insiden ini akan memicu konflik terbuka di Selat Hormuz yang strategis.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved