Perang AS vs Iran
Dunia Bernapas Lega! Selat Hormuz Dibuka, Trump Siap ke Pakistan Segel Damai Abadi dengan Iran
Dunia Bernapas Lega! Selat Hormuz Dibuka, Trump Siap ke Pakistan Segel Damai Abadi dengan Iran
Ringkasan Berita:
- Iran resmi membuka kembali jalur perdagangan minyak paling vital di dunia dan berjanji tidak akan lagi menggunakannya sebagai senjata politik atau militer
- Pembatasan aktivitas warga di seluruh Israel dicabut secara total setelah ancaman serangan rudal mereda, menandai berakhirnya masa darurat nasional sejak Februari.
- Trump mempertimbangkan terbang ke Islamabad akhir pekan ini untuk menandatangani perjanjian damai total, dengan syarat pengembalian seluruh material nuklir Iran ke AS.
WARTAKOTALIVE.COM – Angin perdamaian berembus kencang dari Timur Tengah.
Dalam serangkaian unggahan dramatis di platform media sosialnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Iran telah berkomitmen untuk membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya dan berjanji "tidak akan pernah menutupnya lagi".
Kabar ini seketika meruntuhkan harga minyak dunia dan memicu lonjakan tajam di bursa saham Wall Street.
Baca juga: Iran Kembali Siaga Perang, IRGC Ancam Balasan Telak Usai Ultimatum Keras AS
Israel Cabut Pembatasan Nasional
Seiring dengan berlakunya gencatan senjata, Komando Front Dalam Negeri Israel resmi mencabut seluruh pembatasan aktivitas di seluruh negeri mulai Jumat (17/4/2026).
Sekolah, perkantoran, dan kegiatan publik yang sebelumnya lumpuh akibat ancaman rudal balistik Iran serta roket Hezbollah kini kembali beroperasi penuh.
Ini merupakan momen pertama kalinya Israel bernapas normal sejak pecahnya perang pada akhir Februari lalu.
Diplomasi "Nuclear Dust" dan Aset $20 Miliar
Di balik layar, negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan bergerak dengan kecepatan kilat.
Trump mengungkapkan bahwa Iran tengah membersihkan ranjau di Selat Hormuz sebagai itikad baik.
Namun, sang presiden menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS akan tetap bertahan hingga kesepakatan damai mencapai "100 persen".
Gedung Putih kini tengah mempertimbangkan untuk mencairkan aset Iran senilai $20 miliar (sekitar Rp320 triliun) sebagai bagian dari kesepakatan.
Namun, Trump memberikan syarat mati: AS harus mendapatkan seluruh "debu nuklir" (Nuclear Dust) hasil serangan pengebom B2 untuk memastikan program nuklir Iran benar-benar lumpuh.
Baca juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari di Libanon, Israel-Hizbullah Tarik Napas
"Tidak ada uang yang akan berpindah tangan secara cuma-cuma. Kesepakatan ini harus brilian!" tegas Trump dari Las Vegas.
Di Lebanon, blok politik HIzbullah menyatakan "komitmen hati-hati" terhadap gencatan senjata.
| Iran Kembali Siaga Perang, IRGC Ancam Balasan Telak Usai Ultimatum Keras AS |
|
|---|
| Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari di Libanon, Israel-Hizbullah Tarik Napas |
|
|---|
| Ancaman Mengerikan Pentagon ke Iran: 'Pilih Damai atau Bom Akan Jatuh di Infrastruktur Energi Anda!' |
|
|---|
| Keajaiban Teknik: AS Bom 6 Jembatan, Insinyur Iran Bangun Kembali dalam 96 Jam, Dunia Terperangah |
|
|---|
| Misteri Teluk Persia: Drone Raksasa Langka dan Mahal Rp3,8 Triliun Milik AS Lenyap di Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TRUMP-MOJTABA-GAY-Presiden-Amerika-S.jpg)