Jumat, 17 April 2026

IDD PIK2 Wakili Indonesia di Ajang Salone del Mobile 2026

IDD PIK2 mewakili Indonesia di ajang pameran desain internasional Salone del Mobile 2026 di Milan, Italia, 21-26 April 2026.

Editor: Eko Priyono
Warta Kota/HO-IDD PIK2
PAMERAN DESAIN - Konferensi pers IDD PIK2 sebagai wakil Indonesia di ajang Salone del Mobile 2026 di IDD PIK2, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (9/4/2026). Salone del Mobile 2026 dijadwalkan berlangsung di Fiera Milano, Rho-Milan, Italia, 21-26 April mendatang. Ajang ini merupakan salah satu pameran furnitur dan desain terbesar di dunia. 
Ringkasan Berita:
  • Salone del Mobile 2026 merupakan pameran furniter dan desain terbesar di dunia
  • Indonesia bakal diwakili IDD PIK2, representasi sektor swasta dalam memperkenalkan kekayaan kreativitas di Tanah Air
  • Karya Indonesia yang ditampilkan merepresentasikan pendekatan desain kontemporer 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Indonesia berkesempatan "unjuk gigi" di ajang pameran desain internasional Salone del Mobile yang berlangsung di Fiera Milano, Rho-Milan, Italia, 21 April hingga 26 April 2026 mendatang. Ajang ini merupakan salah satu pameran furnitur dan desain terbesar di dunia. Indonesia bakal diwakili oleh Indonesia Design District (IDD) PIK2.

CEO IDD PIK2, Ipeng Widjojo menyampaikan partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan Indonesia sebagai ekosistem desain yang kolaboratif dan terintegrasi. Ipeng menjelaskan, Salone del Mobile menjadi titik temu para desainer, arsitek, brand hingga pelaku industri kreatif dari berbagai negara.

Ajang tahunan ini dikenal sebagai platform strategis untuk menampilkan inovasi, eksplorasi material, serta tren terkini dalam dunia desain dan arsitektur interior. Di Milan, IDD PIK2 menghadirkan stan bertajuk "IDD Pavilion dengan tema House of Indonesia".

Konsep itu disebut Ipeng mengangkat narasi ekosistem desain terintegrasi yang menghubungkan berbagai elemen dalam industri desain nasional, mulai dari desainer, brand, manufaktur hingga komunitas kreatif.

"IDD Pavilion menjadi cara kami memperkenalkan Indonesia sebagai ekosistem desain yang terintegrasi dan kolaboratif. Melalui Salone del Mobile, kami berharap karya para desainer Indonesia dapat semakin dikenal dan terhubung dengan industri desain global," ujar Ipeng Widjojo melalui keterangan yang diterima, Jumat (10/4/2026).

IDD Pavilion bakal menampilkan karya para desainer Indonesia yang dikurasi desainer kenamaan, Alvin Tjitrowirjo. Alvin menyebut ada beragam produk yang merepresentasikan pendekatan desain kontemporer Indonesia, tidak hanya dari sisi estetika, tapi juga dari aspek identitas, material, dan proses kreatif yang berkembang di dalam negeri.

"Partisipasi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan desain khas Indonesia. Lewat IDD Pavilion, kami ingin memperlihatkan Indonesia memiliki ekosistem yang mampu berpikir secara konseptual, merancang dengan kuat dan mewujudkannya dalam kualitas yang siap bersaing di panggung global," ujar Alvin.

Sementara itu desain interior stan IDD Pavilion dirancang Santi Alaysius, pendiri Domisilium Studio. Ia dikenal melalui pendekatan desain yang menekankan eksplorasi ruang, material, serta narasi visual yang kuat. Dalam rancangan stan tersebut, Santi menghadirkan interpretasi ruang yang mencerminkan semangat kolaborasi dan dinamika ekosistem desain Indonesia.

Selain melalui IDD Pavilion, kehadiran Indonesia diperkuat dengan partisipasi sejumlah desainer dalam SaloneSatellite, bagian dari Salone del Mobile yang didedikasikan bagi desainer muda dari berbagai negara. Beberapa nama yang turut ambil bagian antara lain Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret.

Partisipasi IDD dalam ajang internasional ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, di antaranya Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Indonesia Design Development Centre (IDDC), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma.

Dukungan serupa disampaikan perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Direktur Arsitektur Design, Sabar Norma Megawati Pandjaitan. Ia menilai ajang ini sebagai peluang penting bagi desainer furnitur Indonesia untuk menampilkan karya khas Indonesia di tingkat global.

Norma mengatakan kehadiran IDD Pavilion di Salone del Mobile 2026 bukan hanya sebagai peserta tetapi bagian dari ekosistem desain global. Partisipasi ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi baru, memperluas jaringan internasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan kreatif yang terus berkembang di kancah dunia.

"Yang pasti kami mendukung kegiatan ini. Kami berharap ekonomi kreatif Indonesia bisa dilihat dunia dan nantinya bisa dijual keluar negeri yang tentunya menambah penghasilan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia dan nama Indonesia sendiri jadi terus harum," ucapnya.

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari Wartakotalive.com lewat WhatsApp di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved