Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional

Mudik 2026 Lebih Aman dan Tertib, Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Diperkuat

Mudik 2026 Lebih Aman dan Tertib, Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Diperkuat

Istimewa
PEMUDIK PUAS - Pengamat komunikasi, Noval Agung Warjito Ardoyo, mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan pemudik cukup tinggi berdasarkan observasi terhadap 1.200 responden. Hasil observasi dan penelitian itu memang benar adanya bahwa bagi para pemudik itu merasa puas dengan program dari pesan-pesan keselamatan operasi mudik di 2026. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program mudik Lebaran 2026 mendapat penilaian positif dari masyarakat.

Hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas pemudik merasa pengalaman perjalanan tahun ini jauh lebih baik, baik dari sisi keselamatan maupun pengelolaan arus lalu lintas.

Baca juga: Anev Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas: Terus Jaga Marwah Lewat Pelayanan Humanis

Pengamat komunikasi, Noval Agung Warjito Ardoyo, mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan pemudik cukup tinggi berdasarkan observasi terhadap 1.200 responden.

"Hasil observasi dan penelitian itu memang benar adanya bahwa bagi para pemudik itu merasa puas dengan program dari pesan-pesan keselamatan operasi mudik di 2026," ungkap Agung, Jumat (10/4/2026).

Agung menjelaskan, lebih dari 80 persen responden menilai program yang dijalankan oleh Korlantas Polri mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Baca juga: Terungkap 88,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Angkutan Mudik Lebaran 2026

Tak hanya itu, persepsi terhadap keselamatan perjalanan juga membaik.

"Mayoritas para pemudik itu merasa bahwa lebih dari 80 persen itu masyarakat merasa bahwa program yang saat ini dilakukan oleh korlantas itu jauh lebih baik dari program-program selanjutnya,” tutur dia.

“Responden juga mengatakan lebih dari 50 persen itu mengatakan bahwa tingkat kecelakaan yang terjadi selama program mudik 2026 itu jauh lebih kecil dibandingkan yang kemarin," sambungnya.

Survei tersebut melibatkan pemudik dengan berbagai pola perjalanan, baik yang menyeberang ke luar Pulau Jawa maupun yang tetap berada di dalam wilayah Jawa.

Agung menilai capaian ini tidak boleh membuat pihak terkait berpuas diri.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026 Catat Sejarah Baru Keamanan, Keselamatan, dan Fatalitas Turun 31,19 Persen

Dia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat secara lebih efektif.

Menurutnya, pendekatan komunikasi perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan platform digital dan melibatkan kreator konten agar pesan lebih mudah diterima.

"Pesan keselamatan mudik harus menyasar berbagai generasi. Bisa dengan mengundang content creator dan membuat narasi storytelling agar lebih menarik bagi audiens," jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam mendukung kelancaran mudik. Pemanfaatan aplikasi navigasi digital dinilai bisa menjadi langkah strategis ke depan.

"Ke depan, program mudik ini bisa dikembangkan menjadi platform informasi yang memuat prediksi dan rekomendasi perjalanan bagi masyarakat," tutur Agung.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved