Kamis, 9 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Dekat Tumpukan Sampah, SPPG Cakung Cilincing Disorot Publik sebelum Beroperasi

SPPG di Cakung viral karena berdiri dekat TPS sampah. Warga khawatir soal kebersihan dapur MBG, meski fasilitas tersebut belum beroperasi.

Warta Kota/Miftahul Munir
SPPG BERMASALAH - SPPG dI jalan Cakung Cilincing, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dekat dengan TPS Sampah. Ketua RT menyatakan baru berdiri 2 minggu dan akan ditata sampah-sampah, Senin (6/4/2026). (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Cakung Cilincing, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur viral di media sosial, Minggu (5/4/2026).

Bukan karena siswa keracunan makan bergizi gratis (MBG), tapi keberadaan SPPG tersebut tepat di belakang tempat pembuangan sampah sementara.

Dari pantauan di lokasi, di depan SPPG tersebut terlihat adanya tumpukan sampah sepanjang kurang lebih 100 meter.

Tidak hanya itu, ada beberapa gerobak berisikan sampah terparkir di depan SPPG dan warga meragukan kebersihan dapur MBG Tunas Cakung 2.

Ketua RT 01/03 Kelurahan Cakung Timur, Anton Hermawan menjelaskan, SPPG tersebut baru berdiri sekira dua Minggu terakhir.

Baca juga: 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Hentikan SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

"Awalnya ini gudang, saya juga enggak tahu ya, tapi yang penyewa (gudang) sudah lapor ke saya," ucapnya, Senin (6/4/2026).

Belum Beroperasi

Anton memastikan SPPG tersebut belum beroperasi melayani para siswa menyalurkan MBG.

Pria berkaos kuning menegaskan, pihak SPPG sendiri sudah membuat rencana penataan agar di depannya tidak ada TPS sampah.

Baca juga: Politisi PKB Yakin, Kehadiran SPPG Bisa Serap Tenaga Kerja Baru di Jakarta

"Bahasanya diperkecil lah tempat sampahnya. Masalahnya ini kan untuk RW lingkungan sini saja TPS nya," ungkapnya.

Kendati begitu, ia mengakui banyak sampah dari luar yang dibuang ke lokasi tersebut sehingga keberadaannya semakin menumpuk.

Ia sering melihat pembuang sampah dari luar wilayah atau secara ilegal.

Namun, ia tak bisa berbuat banyak karena di sana sudah menjadi lokasi TPS.

"Informasinya mau dirapihin," tandasnya. (m26)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved