Senin, 4 Mei 2026

Perang AS vs Iran

Sumpah Setia Kadyrov: Pasukan Elite Chechnya Siap Bantu Iran Hadapi Invasi Darat Tentara AS

Sumpah Setia Kadyrov: Pasukan Elite Chechnya Siap Bantu Iran Hadapi Invasi Darat Tentara AS

Tayang:
presstv.ir
PASUKAN CHECHNYA SIAP - Pasukan elit Chechnya di bawah komando Ramzan Kadyrov secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk dikerahkan ke Iran seperti dilansir dari laman presstv.ir, Selasa (31/3/2026). Pasukan Kadyrovites ini siap menghadang militer AS di darat yang akan menginvasi Iran seperti direncanakan Presiden Donald Trump dan menyebutnya sebagai perang suci dan siap jihad. 

Ringkasan Berita:
  • Pasukan elit Chechnya pimpinan Ramzan Kadyrov bersiap terjun ke Iran untuk melakukan "jihad" melawan potensi invasi darat Amerika Serikat dan sekutunya.
  • Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke-87 (True Promise 4), menargetkan pangkalan AS dan tempat persembunyian pilot Israel di Haifa, Tel Aviv, hingga Dimona
  • Konflik kian meluas dengan hadirnya ratusan ahli militer Ukraina di pihak AS, memicu kecaman keras dari Teheran dan menyeret dinamika perang Eropa ke Timur Tengah.

WARTAKOTALIVE.COM – Eskalasi perang di Timur Tengah berpotensi terjadinya pertempuran darat.

Pasukan elit Chechnya di bawah komando Ramzan Kadyrov secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk dikerahkan ke Iran seperti dilansir dari laman presstv.ir, Selasa (31/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman invasi darat Amerika Serikat yang diperintahkan Presiden Donald Trump setelah kampanye udara selama beberapa pekan terakhir dinilai gagal menundukkan Teheran.

Baca juga: Selat Hormuz Membara: Iran Tuduh AS Bikin Tak Aman, Washington Siapkan Pengawalan Militer Kapal

Bagi loyalis Kadyrov, keterlibatan mereka bukan sekadar bantuan militer biasa.

Pasukan yang biasa disebut juga Kadyrovites ini menyebut konflik di Iran sebagai "perang suci" atau jihad.

"Yakni sebuah pertempuran antara kebaikan melawan keburukan untuk membela Republik Islam Iran dari agresi AS dan sekutunya," demikian keterangan pasukan ini dilansir dari dari laman presstv.ir.

Front Global: Dari Ukraina hingga Teluk Persia

Keterlibatan Chechnya menambah kompleksitas perang yang meletus sejak 28 Februari 2026 ini.

Menariknya, di pihak lawan, pasukan Ukraina juga dilaporkan telah mengirimkan ratusan tenaga ahli untuk mendukung operasi AS-Israel.

Kehadiran elemen Ukraina di Timur Tengah dipandang luas sebagai pesan provokatif bagi Moskow, yang berpotensi menyatukan nasib konflik Kyiv dengan perang di kawasan Teluk.

Pasukan Chechnya pimpinan Ramzan Kadyrov juga disebut Pasukan Khusus Akhmat (sering disebut Kadyrovites), yakni unit paramiliter dari Republik Chechnya yang secara resmi merupakan bagian dari militer Rusia. 

Mereka telah menandatangani kontrak resmi dengan Kementerian Pertahanan Rusia pada Juni 2023 sehingga menempatkan mereka di bawah komando militer negara Rusia.

Meskipun kepemimpinan harian tetap sangat setia kepada pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov. 
 
Pasukan yang loyal kepada Putin ini dikenal karena keterlibatan mereka dalam pertempuran di kota-kota strategis seperti Mariupol dan wilayah Luhansk.

Baca juga: 3.500 Marinir AS Tiba dan Siap Perang Darat Berminggu-minggu, Iran: Mendekatlah, Kami Kubur Kalian!

Mereka sering digambarkan sebagai pasukan yang memiliki standar latihan keras dan spesialisasi dalam pertempuran perkotaan. 

Kelebihan pasukan ini memiliki pengalaman Tempur Perkotaan (Urban Warfare) sehingga memiliki keahlian tinggi dalam pertempuran jarak dekat di area perkotaan. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved