Senin, 18 Mei 2026

Berita Internasional

Rusia Peringatkan “Konsekuensi Serius” di Balik Dugaan Pembunuhan Elite Iran

Rusia Peringatkan “Konsekuensi Serius” di Balik Dugaan Pembunuhan Elite Iran

Tayang:
Editor: Joanita Ary
tass.com
RUSIA BERI PERINGATAN -- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Rusia melontarkan peringatan keras terkait dugaan pembunuhan sejumlah pejabat tinggi Iran dalam rangkaian serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Situasi ini dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan sulit dikendalikan. 

WARTAKOTALIVECOM — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Rusia melontarkan peringatan keras terkait dugaan pembunuhan sejumlah pejabat tinggi Iran dalam rangkaian serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Situasi ini dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa tindakan yang menyasar pemimpin dan pejabat senior Iran merupakan langkah yang tidak dapat dianggap sepele.

Ia menyebutnya sebagai “anomali” dalam dinamika hubungan internasional yang akan membawa konsekuensi serius.

Menurut Peskov, tindakan semacam itu bukan hanya melanggar norma-norma yang selama ini dijaga dalam politik global, tetapi juga berisiko menciptakan preseden berbahaya.

Ia menekankan bahwa situasi tersebut tidak mungkin dibiarkan tanpa respons, baik secara politik maupun strategis.

Rusia juga memandang Iran saat ini berada dalam posisi membela diri secara aktif di tengah tekanan militer yang meningkat.

Namun, alih-alih meredakan konflik, respons tersebut justru membuka potensi perluasan perang di kawasan Timur Tengah, yang selama ini memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling rentan terhadap eskalasi konflik bersenjata.

Lebih jauh, Peskov memperingatkan bahwa dugaan upaya perubahan rezim melalui tekanan militer justru dapat berbalik arah.

Alih-alih melemahkan, langkah tersebut dinilai berpotensi memperkuat solidaritas internal rakyat Iran.

Dalam banyak kasus sejarah, tekanan eksternal justru menjadi faktor pemersatu dalam negeri bagi negara yang disasar.

Ketegangan ini bermula dari serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut memicu aksi balasan dari Teheran yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah aset milik Amerika Serikat di kawasan.

Dalam perkembangan yang paling menggemparkan, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, disebut tewas dalam serangan pada hari pertama.

Kabar ini, jika terkonfirmasi secara independen, berpotensi mengubah peta politik Iran sekaligus memperuncing ketegangan global.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved