Jumat, 8 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Pemudik Diimbau Tak Kembali Serentak 24 Maret 2026, Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 2 Gelombang

Berdasarkan analisis Korlantas Polri, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua gelombang, yakni 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Muhammad Azzam
PUNCAK ARUS BALIK - Arus lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 57 Karawang. Berdasarkan analisis Korlantas Polri, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua gelombang, yakni 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Korlantas Polri mengimbau pemudik tidak kembali secara serentak pada Selasa (24/3/2026)
  • Hari Selasa besok diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026
  • Berdasarkan analisis Korlantas Polri, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua gelombang, yakni 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengimbau pemudik tidak kembali secara serentak pada Selasa (24/3/2026).

Hari Selasa besok diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.

Agus Suryonugroho menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang masih berlaku pada 26–28 Maret 2026 untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi Terapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

"Kami mengimbau masyarakat yang saat ini ada di kampung halaman supaya tidak kembali pada 24 Maret 2026 untuk menghindari penumpukan," kata Agus Suryonugroho kepada wartawan, Senin (23/3/2026).

"Silakan manfaatkan work from anywhere tanggal 26, 27, 28 Maret, bisa kembali di tanggal 26 atau 27," lanjutnya.

Berdasarkan analisis Korlantas Polri, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua gelombang, yakni 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Terasa, Lebih 23.000 Kendaraan Melintasi Tol Cipali Menuju Jakarta

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas menyiapkan sejumlah langkah, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal sejak 22–23 Maret 2026 serta one way nasional mulai 24 Maret 2026.

Agus Suryonugroho menyebut, hingga dua hari setelah Lebaran, kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah wilayah, seperti Semarang Raya, Jabodetabek, serta kawasan wisata di Bali, Malang Raya, dan Jawa Barat.

"Puncak arus mudik tertinggi tahun ini dari 270.315 kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan skenario tata kelola lalu lintas," ucap Agus. (m31)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved