Rabu, 10 Juni 2026

Berita Internasional

Perang Tak Kunjung Berhenti, Donald Trump Puji Rakyat Iran yang Cerdas

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui ternyata tidak mudah menghadapi rakyat Iran seperti di bayangan awalnya.

Tayang:
Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui ternyata tidak mudah menghadapi rakyat Iran seperti di bayangan awalnya. 

Trump mengakui bahwa Iran adalah negara dengan rakyat yang memiliki Intelligence Quotient (IQ) yang cukup tinggi. 

Pernyataan ini disampaikan Trump pada Senin (16/3/2026) saat berbicara dengan wartawan di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat.

Trump mengaku cukup terkejut dengan serangan balasan Iran dalam perang yang diluncurkannya Sabtu (28/2/2026) lalu. 

Di mana saat itu, Iran tanpa ragu menyerang negara sekutu-sekutu AS di Timur Tengah seperti Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Arab Saudi.

Hal itu kata Trump di luar prediksi AS. Di mana tidak ada ahli yang akan mengatakan bahwa  serangan balasan yang bersifat regional akan terjadi.

Serangan balasan Iran itu membuat Trump berpikir bahwa perang ini sama dengan permainan catur besar di tingkat yang sangat tinggi.

Trump menyebut bahwa permainan catur di tingkat tinggi ini hanya bisa dimainkan oleh orang-orang dengan IQ yang cukup jenius. 

Politisi Partai Republik itu kemudian memuji Iran yang memiliki rakyat yang cerdas sambil menghinanya dengan sebutan kejam dan bengis.

“Saya berurusan dengan pemain yang sangat cerdas,” 

“Mereka adalah orang-orang yang sangat cerdas, orang-orang yang kejam dan bengis. Dan beberapa orang yang sangat baik. Dan beberapa orang yang sangat baik tetapi kejam; mereka menjadi kejam,” jelas Trump.

Baca juga: Alasan Iran Tolak Gencatan Senjata dengan AS-Israel, Mau Kasih Pelajaran

Intelligence Quotient atau IQ masyarakat Iran menjadi sorotan di tengah perang dengan Amerika Serikat-Israel selama 12 hari terakhir. 

Pasalnya dunia dikejutkan dengan sejumlah senjata milik Iran mulai dari rudal hingga drone yang sukses menembus pertahanan Israel dan sejumlah negara Timur Tengah yang dilindungi oleh Amerika Serikat (AS).

Bahkan senjata-senjata tersebut banyak dikembangkan secara mandiri oleh pertahanan Iran tanpa bantuan dari bangsa manapun. 

Hal ini membuat rata-rata IQ masyarakat Iran menjadi sorotan dunia. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved