Rabu, 15 April 2026

UMKM

Ada 1,1 Juta UMKM di Jakarta, DPRD DKI Minta Dukungan Pemerintah Diperkuat

Anggota DPRD DKI Jakarta Ade Suherman meminta Pemprov DKI memperkuat dukungan bagi UMKM mikro agar mampu berkembang

Istimewa
DESAK PEMERINTAH - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ade Suherman saat rapat kerja dengan eksekuti beberapa waktu lalu. Ade mendesak pemerintah daerah memperkuat sektor UMKM di Jakarta karena menjadi tulang punggung ekonomi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Upaya memperkuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jakarta dinilai masih membutuhkan dukungan yang lebih serius dari pemerintah daerah.

Salah satunya bagi pelaku usaha mikro yang jumlahnya paling besar, namun juga paling rentan terhadap tekanan ekonomi.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman menilai penguatan sektor mikro harus menjadi prioritas dalam kebijakan ekonomi daerah karena memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pelaku usaha mikro selama ini terbukti mampu menciptakan lapangan kerja serta menjaga daya tahan ekonomi warga di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“UMKM mikro harus benar-benar diberi ruang berkembang. Pemerintah harus membuka keran dukungan secara optimal agar para pelaku usaha kecil bisa tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” kata Ade Suherman dari keterangan resminya pada Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: Festival Jejak Jajanan Nusantara Jadi Bukti Kekuatan UMKM

Data dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM DKI Jakarta mencatat terdapat sekitar 1,1 juta pelaku UMKM di Jakarta.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 400.000 di antaranya merupakan UMKM binaan pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan.

Salah satu program yang terus dikembangkan adalah JakPreneur yang memberikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, hingga dukungan pemasaran bagi pelaku usaha di Ibu Kota.

Ade menilai besarnya jumlah pelaku UMKM menunjukkan potensi kewirausahaan masyarakat Jakarta yang sangat besar.

Namun, potensi tersebut harus diiringi dukungan konkret dari pemerintah agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Jumlah pelaku UMKM di Jakarta sangat besar. Ini potensi ekonomi rakyat yang harus didorong. Pemerintah tidak boleh setengah-setengah dalam memberikan dukungan,” tegas Politisi PKS ini.

Baca juga: Momen Ramadan, PNM Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Roleplay Jadi Pemberdaya UMKM

Ade menambahkan, penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pelatihan, tetapi juga harus mencakup kemudahan akses permodalan, perluasan pasar, serta penyederhanaan perizinan usaha.

UMKM Kontribusi buat Perekonomian Indonesia

Secara nasional, sektor UMKM diketahui memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Sektor ini menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional.

Karena itu, kebijakan pengembangan UMKM di Jakarta diharapkan benar-benar memberi perhatian lebih kepada pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi mayoritas dalam struktur usaha masyarakat.

“Kalau UMKM mikro kuat, maka ekonomi masyarakat juga akan kuat. Pemerintah harus memastikan akses program, pembinaan, dan peluang usaha benar-benar terbuka bagi para pelaku usaha kecil,” Ade Suherman. (faf)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News dan WhatsApp : di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved