Jumat, 17 April 2026

Banjir Jakarta

Underpass Mampang Banjir, Adrian Bertahan di Dalam Mobil hingga Pagi

Yan Adrian terjebak banjir di Underpass Mampang sejak pukul 03.00 WIB. Gagal sahur karena tertahan di mobil, ia tetap memutuskan berpuasa.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Ramadhan L Q
BANJIR JAKARTA - Yan Adrian Sunatrio (40), pemilik mobil Toyota Sienta terpaksa menginap di dalam mobil tak berani menerobos banjir di underpas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) 

WARTAKOTALIVE.COM, MAMPANG PRAPATAN - Perjalanan Yan Adrian Sunatrio (40) dari Depok menuju Jakarta Pusat berubah menjadi penantian panjang setelah mobilnya terjebak banjir di underpass Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Terjebak berjam-jam di dalam mobil, ia bahkan tak sempat sahur namun tetap melanjutkan puasa.

Langit masih gelap saat Yan Adrian Sunatrio (40), memutuskan melanjutkan perjalanan pulang dari arah Depok menuju Jakarta Pusat. 

Namun perjalanan yang seharusnya singkat berubah menjadi penantian panjang kala mobil Toyota Sienta berkelir abu-abu itu terjebak banjir di underpass Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sejak Minggu (8/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Saat memasuki underpass, Adrian sudah melihat genangan air yang cukup tinggi. 

Baca juga: Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan Akibat Banjir Jakarta Hari ini

Meski begitu, ia sempat berpikir kondisi jalan masih aman dilalui.

“Saya kira kalau lurus terus masih bisa lewat,” ujarnya, saat ditemui di lokasi, Minggu pagi.

BANJIR JAKARTA - Yan Adrian Sunatrio (40), pemilik mobil Toyota Sienta terpaksa menginap di dalam mobil tak berani menerobos banjir di underpas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026)
BANJIR JAKARTA - Yan Adrian Sunatrio (40), pemilik mobil Toyota Sienta terpaksa menginap di dalam mobil tak berani menerobos banjir di underpas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) (Warta Kota/Ramadhan L Q)

Namun dugaan itu meleset. Beberapa meter di depan, genangan air ternyata jauh lebih tinggi. 

Jalan yang hendak ia lalui tertutup air, sementara di belakangnya banjir juga mulai menggenang.

Mobilnya pun terjebak di tengah genangan.

“Di depan banjir, di belakang juga banjir. Jadi enggak bisa ke mana-mana,” kata Adrian, yang mengenakan pakaian basket dan topi hitam ini.

Sejak saat itu, Adrian hanya bisa menunggu di dalam mobilnya. 

Baca juga: Banjir di Mampang Prapatan Jaksel Ganggu Aktivitas Warga dan Arus Kendaraan

Hujan yang turun sepanjang dini hari membuatnya tidak berani mengambil risiko menerobos genangan air.

Waktu terus berjalan. Menjelang waktu sahur, Adrian masih berada di dalam mobil. 

Ia bahkan tidak sempat membeli makanan ataupun keluar mencari tempat berteduh.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved