Senin, 18 Mei 2026

berita internasional

 Kain Penutup Ka’bah Diduga Dijual ke Jeffrey Epstein

Dalam korespondensi itu, tercatat proses pengaturan pengiriman tiga potongan kain yang diklaim berkaitan dengan Kiswa Ka’bah di Mekkah.

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Saudi Gazette
KISWA -- Arsip dokumen yang baru dirilis kembali menyeret nama mendiang finansier Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, ke pusaran kontroversi global. Kali ini, sorotan tertuju pada korespondensi internal yang mengungkap dugaan peredaran kain penutup Ka’bah atau Kiswa, salah satu simbol paling sakral dalam tradisi Islam, yang disebut-sebut pernah dikirim ke Amerika Serikat dan berakhir di kediaman Epstein di Florida. 

Pakar studi Timur Tengah dan hubungan internasional menekankan pentingnya kehati-hatian dalam membaca dokumen tersebut.

Arsip email, meski dapat menjadi petunjuk awal, tetap memerlukan verifikasi lanjutan untuk memastikan konteks, keaslian, serta legalitas objek yang dimaksud.

Tanpa klarifikasi resmi, informasi ini berpotensi memicu spekulasi dan sentimen publik, terutama di kalangan umat Muslim di berbagai negara.

Kasus ini juga kembali mengingatkan pada kompleksitas warisan persoalan Epstein.

Kendati ia telah meninggal dunia pada 2019, pembukaan arsip-arsip lama terus memunculkan fakta baru yang memperluas cakupan skandalnya.

Setiap temuan tidak hanya menyoal individu Epstein semata, tetapi juga menantang transparansi dan akuntabilitas jaringan global yang pernah beririsan dengannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam dokumen tersebut.

Publik internasional kini menanti klarifikasi lebih lanjut, terutama dari otoritas keagamaan dan pemerintah terkait, guna memastikan apakah dugaan pengiriman kain Kiswa itu memiliki dasar faktual atau sekadar bagian dari klaim sepihak dalam korespondensi privat.

 

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved