Kamis, 7 Mei 2026

Longsor Bandung Barat

Kisah Pencari Rumput Bantu Evakuasi Korban Longsor, Dapat Hadiah 5 Juta dari Dedi Mulyadi

Kisah Iwan, pemuda pencari rumput yang jadi relawan longsor Cisarua, mendapat apresiasi Rp 5 juta dari Dedi Mulyadi.

Tayang:
Tribunnews/Tidak Ada
CISARUA LONGSOR -- Duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dua anggota Polres Cimahi, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanganan bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya meninggal dunia setelah tertabrak sebuah truk TNI yang juga tengah menuju lokasi bencana pada Sabtu (24/1). 

WARTAKOTALIVE.COM - Aksi kemanusiaan seorang pemuda desa saat bencana longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mencuri perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Pemuda bernama Iwan (20) itu rela meninggalkan pekerjaannya sebagai pencari rumput demi menjadi relawan pencarian korban, meski kehilangan penghasilan hariannya.

Momen tersebut terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), di tengah proses pencarian korban yang telah memasuki hari keempat.

Dalam kunjungannya, Dedi berdiskusi dengan petugas BPBD dan kepolisian terkait teknis evakuasi warga serta analisis kerusakan lingkungan yang diduga dipicu alih fungsi lahan hutan.

Di lokasi, Dedi bertemu sejumlah pemuda desa yang menjadi relawan kemanusiaan. Salah satunya Iwan (20), warga Desa Cipada, Kecamatan Cisarua.

Baca juga: Warga Sebut Sempat Lihat Prajurit TNI Saat Longsor Cisarua, KSAL: 23 Marinir Tertimbun

Meski berasal dari desa berbeda, Iwan terjun membantu pencarian korban karena rasa simpati.

Ia mengaku rela meninggalkan pekerjaannya sebagai pencari rumput, yang biasanya memberinya penghasilan Rp 60 ribu per hari untuk membantu ibunya.

Selama menjadi relawan, Iwan tidak memperoleh bayaran.

Dalam empat hari pencarian bersama tim lain, ia mengaku ikut menemukan empat jenazah anggota TNI yang menjadi korban longsor.

Mendengar kisah itu, Dedi Mulyadi memberikan pujian.

 Ia lalu memberi apresiasi berupa modal usaha tunai Rp 5 juta agar Iwan bisa membeli domba untuk diternak.

Awalnya Dedi bahkan menyarankan memilih domba betina agar bisa berkembang biak dan memberi keuntungan jangka panjang.

Proses Pencarian Korban

Sementara itu, petugas SAR gabungan masih berpacu dengan waktu mencari korban yang tertimbun longsor. Pada hari keempat pencarian, Selasa (27/1/2026), tim mengangkut sembilan kantong jenazah dari lokasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan hingga pukul 18.00 WIB hari itu, total 48 kantong jenazah telah diserahkan ke Tim DVI untuk proses identifikasi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved