Minggu, 10 Mei 2026

Berita Regional

Warga Kecewa Sudewo Korupsi Saat Pati Tengah Ditimpa Bencana

Bupati Pati Sudewo diduga melakukan korupsi di tengah Pati ditimpa bencana pada Minggu (18/1/2026).

Tayang:
Editor: Desy Selviany
Istimewa
OTT BUPATI SADEWO - Bupati Pati Sadewo akhirnya ditahan KPK dengan 2 kasus besar 

WARTAKOTALIVE.COM - Bupati Pati Sudewo diduga melakukan korupsi di tengah Pati ditimpa bencana pada Minggu (18/1/2026).

Sudewo yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu malam pun membuat kecewa warga Pati karena terjadi di tengah bencana.

Pihak Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Suharno pun menyayangkan Sudewo yang masih sempat melakukan dugaan korupsi di tengah Pati yang mengalami bencana. 

Warga Pati pun tidak habis pikir dengan Sudewo yang masih sempat-sempatnya korupsi hingga terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK padahal Pati tengah mengalami banjir

“Saya mewakili Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menyatakan prihatin atas adanya kejadian OTT. Karena apa? masyarakat Pati sendiri saat ini tengah ditimpa bencana. Kok tega-tegasnya melakukan KKN di tengah masyarakat yang sedang terkena bencana?” ucap Suharno. 

Diketahui Pati tengah mengalami banjir pada pekan kedua di bulan Januari ini. 

Dilaporkan pada Sabtu (17/1/2026) bencana banjir telah berdampak pada 136 desa dengan sekitar 78.000 rumah terdampak di Pati.

Bahkan banjir tersebut menewaskan dua warga Pati dan 6.800 orang mengungsi. 

Dilaporkan juga 1.000 unit rumah rusak karena banjir Pati. Sehari sebelum terkena OTT KPK, Sudewo bahkan sempat meninjau banjir di Sidoharjo, Kecamatan Pati, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2026).

Sementara itu, Plh (pelaksana harian) Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin sempat menyinggung soal banjir Pati saat melantik Plt Bupati Pati menggantikan Sudewo

Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra resmi menjadi Plh Bupati Pati pada Rabu (21/1/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Taj Yasin menyinggung soal banjir Pati. Dia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan, jumlah kecamatan yang terdampak banjir telah berkurang dari 12 menjadi 6 kecamatan, namun penanganannya tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa penanganan pengungsian di Kabupaten Pati berjalan dengan baik berkat gotong royong semua pihak. 

Baca juga: Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Ditahan, Kemendagri Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

Ia menuturkan, meskipun hujan masih turun, banyak pengungsi yang pada siang hari sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah dan barang-barang. 

“Dapur umum berjalan terus, sekali masak bisa sampai 2.000 porsi. Logistik, makanan, dan kebutuhan lainnya dalam kondisi baik,” ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved