Berita Internasional
Uni Eropa Kasih Sinyal Mau Lepas dari Bayang-bayang AS dan Dolar
Uni Eropa kasih sinyal lepas dari ketergantungan Amerika Serikat dan dolar usai hubungan memanas perkara Greenland.
WARTAKOTALIVE.COM - Uni Eropa kasih sinyal lepas dari ketergantungan Amerika Serikat dan dolar usai hubungan memanas perkara Greenland.
Sinyal tersebut disampaikan Presiden Uni Eropa Ursula Von der Leyen di Forum Ekonomi Dunia pada Selasa (20/1/2026).
Dalam pernyataannya, Von der Leyen menyinggung perihal dunia yang mulai terpecah belah dan penuh perselisihan.
Hal itu kata Leyen, menciptakan kondisi tatanan global sejati dan memberikan pelajaran tajam bagi Eropa tentang perlunya memperkuat kekuatan ekonomi dan politiknya secara mandiri.
Maka kata Leyen, kondisi global saat ini menjadi peringatan Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan mata uang asing.
“Itu adalah peringatan untuk mengurangi ketergantungan kita – dalam hal ini pada mata uang asing,” ucap Leyen.
Diketahui, Eropa memiliki mata uang sendiri yakni euro.
Euro adalah alat pembayaran sah di 18 dari 28 negara anggota Uni Eropa, dengan tambahan 5 negara bukan merupakan bagian dari Uni Eropa seperti Monako, San Marino, Vatikan, Andorra, dan Montenegro.
Pernyataan Leyen ini diduga sebagai sinyal Uni Eropa mau melepas ketergantungan dengan dolar AS.
Baca juga: Pihak PBB Ngamuk Usai Harga Diri Diinjak-injak Israel di Kompleks UNRWA
Diketahui hubungan ekonomi Uni Eropa dan AS sangat kuat karena terhubung dengan NATO.
Namun belakangan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mencederai hubungan tersebut lantaran mau mengambil Greenland dari Denmark.
Bahkan Donald Trump mengancam negara Eropa yang menghalangi ambisinya akan dikenakan kenaikan tarif impor 25 persen.
Maka kata Leyen, guncangan geopolitik ini harus menjadi peluang untuk Uni Eropa agar mandiri secara ekonomi.
“Menurut saya, perubahan besar yang kita alami saat ini adalah sebuah peluang, bahkan sebuah kebutuhan untuk membangun bentuk kemerdekaan Eropa yang baru,” jelasnya.
Kemandirian tersebut dapat diciptakan baik di bidang energi maupun bahan baku, pertahanan maupun digital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ursula.jpg)