Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Nasional

Prediksi Gelombang di Pelabuhan Merak Selama Libur Nataru 2026

Selama libur Natal dan Tahun Baru, gelombang tinggi di Pelabuhan merak bisa mencapai 1,25 meter. 

Tayang:
Editor: Desy Selviany
bmkg
BMKG-Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani ungkap prediksi gelombang Pelabuhan Merak selama Libur Nataru pada Selasa (23/12/2025) 

WARTAKOTALIVE.COM - Selama libur Natal dan Tahun Baru, gelombang tinggi di Pelabuhan merak bisa mencapai 1,25 meter. 

Pengumuman kewaspadaan cuaca ekstrem selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tersebut diungkapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan tertulis Selasa (23/12/2025).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan berdasarkan hasil monitoring dinamika atmosfer, termasuk Indeks Dipole Mode (IOD), ENSO, serta potensi bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan kondisi perairan Merak–Bakauheni relatif terkendali selama periode Nataru.

BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan Merak–Bakauheni berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.

Angka ini masuk dalam kategori rendah, baik pada periode 22 hingga 28 Desember 2025 maupun prospek hingga Januari 2026. 

Meski demikian, masyarakat dan operator penyeberangan tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi seiring dengan puncak musim hujan.

Faisal juga menyampaikan bahwa sebelumnya selama periode 1–20 Desember 2025, BMKG terus melakukan pemantauan terhadap kejadian cuaca ekstrem di Pelabuhan Merak sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko. 

Baca juga: Hashim Sebut Prabowo Subianto Diserang Fitnah Oleh Bos Sawit Ilegal

BMKG secara aktif mengeluarkan peringatan dini cuaca dan gelombang serta berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam mendukung keselamatan operasional penyeberangan, BMKG turut berperan dalam pelaksanaan SOP Kontingensi Cuaca Buruk di Pelabuhan Penyeberangan Merak sesuai SOP KSOP Banten Tahun 2024. 

SOP tersebut mengatur mekanisme koordinasi antara BMKG, KSOP, operator pelabuhan dan kapal, VTS, serta aparat keamanan dalam pengambilan keputusan penundaan operasional apabila cuaca memburuk.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BMKG menyiagakan posko layanan cuaca di Pelabuhan Merak selama periode Nataru 2025/2026, yang terdiri dari Pos Pelayanan BMKG di Gedung BPTD, Posko Terpadu Gapasdap di Dermaga 5, serta mobil cuaca BMKG. Layanan ini memberikan informasi cuaca secara langsung kepada petugas dan pengguna jasa penyeberangan.

BMKG juga menyediakan informasi prakiraan cuaca rute penyeberangan Merak-Bakauheni dan jalur alternatif lainnya melalui platform digital BMKG, termasuk Digital Weather for Traffic (DWT), Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS), serta laman resmi cuaca maritim BMKG.

Menko PMK, Pratikno menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus Nataru. Dukungan informasi cuaca yang akurat dan tepat waktu dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran transportasi penyeberangan Selat Sunda.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Kapolri, Wakil Menteri Perhubungan, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Menteri Kesehatan, serta perwakilan Panglima TNI. Kehadiran lintas kementerian, lembaga, dan unsur TNI–Polri ini mencerminkan sinergi pemerintah dalam memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Nataru.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved