Jumat, 15 Mei 2026

Berita Nasional

Anak Buah SBY Bela Bobby Nasution Soal Banjir Sumatra Utara

Anak buah Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jansen Sitindaon membela Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution.

Tayang:
Editor: Desy Selviany
BPBD Kabupaten Tapanuli Utara/Tidak Ada
AKSES JEMBATAN PUTUS -- Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, kembali menegaskan rentannya infrastruktur dan permukiman warga di kawasan perbukitan itu terhadap cuaca ekstrem. Sejak Selasa (25/11/2025) pagi, hujan deras yang turun tanpa henti mengakibatkan jembatan di jalur nasional ambruk dan akses sejumlah desa terisolasi. Jembatan Aek Puli di kawasan Pahae Jae menjadi salah satu infrastruktur yang putus total akibat derasnya arus banjir. Jembatan yang berada di ruas jalan nasional penghubung Tarutung–Sipirok itu ambrol setelah sungai di bawahnya meluap, menggerus fondasi dan badan jembatan. 

WARTAKOTALIVE.COM - Anak buah Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jansen Sitindaon membela Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat itu membela Bobby Nasution yang disalahkan karena banjir maut di Sumatra Utara yang menewaskan ratusan warga. 

Pembelaan itu ditulis Jansen di platform X miliknya pada Sabtu (29/11/2025) setelah seorang netizen menuntut Bobby Nasution mundur dari jabatan Gubernur Sumatra Utara

Menurut Jansen, masyarakat harus adil juga melihat bencana banjir yang menewaskan 179 orang tersebut. 

Pasalnya kata Politisi asal Sumatra Utara itu, Bobby Nasution baru menjabat sebagai pemimpin Sumatra Utara kurang dari satu tahun.

“Kita harus fair juga: bukan salah Bobby semata ini. Dia juga jadi Gubernur Sumut belum ada setahun,” tulisnya.

Jansen bahkan dengan berani mengakui bahwa banjir Sumatra Utara adalah kesalahannya sebagai pejabat asal Sumatra Utara

Pun kata Jansen, para pejabat dan penegak hukum lainnya dari Sumatra Utara (Sumut) yang sudah menjabat jauh sebelum banjir terjadi. 

Jansen mengakui, bahwa dirinya dan pejabat Sumut lain lah yang menyebabkan hutan gundul dan melakukan pembiaran pada kerusakan hutan.

“Salah kami semua politisi, pejabat dan penegak hukum ini khususnya kami yg berasal dari Sumut,” 

“Membuat hutan itu jadi gundul, pohon-pohon itu ditebangi dan berbagai jenis kerusakan lingkungan lainnya, baik atas nama kebijakan, izin dan/atau pembiaran,” akunya.

Maka kata Jansen, dia berjanji pascabanjir maut ini semua, izin perkebunan dan pertambangan baru di Sumut harus dimoratorium. 

Pun APBD baik Provinsi dan Kab/Kota mulai tahun depan harus mulai dianggarkan dana Reboisasi. 

Politisi Sumut yang gagal lolos Pileg 2024 ini berjanji akan memulihkan kembali hutan yang rusak.

Termasuk jejeran pegunungan Bukit Barisan yang menurutnya tidak boleh sekali disentuh.

Baca juga: Pemerintah Prabowo Janji Urus Kerusakan Hutan Sumatra Utara Usai Banjir Maut

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved