Selasa, 21 April 2026

Berita Jakarta

Suhu Jakarta Tinggi Tapi Bukan Gelombang Panas, Warga Diminta Waspada

BMKG pastikan suhu Jakarta tinggi tapi normal. BPBD imbau warga tetap jaga kesehatan dan waspada aktivitas di luar ruangan.

kompas.com
CUACA PANAS - BPBD DKI Jakarta sebut cuaca panas diperkirakan akan melanda hingga akhir Oktober, namun warga diminta waspada 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA --Cuaca di Jakarta terasa lebih panas beberapa hari terakhir. BMKG menegaskan kondisi ini normal, bukan gelombang panas, namun BPBD mengimbau warga tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan berdasarkan informasi BMKG, saat ini wilayah Jakarta dan sebagian besar Indonesia sedang mengalami kondisi suhu udara yang cukup panas pada siang hari.

Fenomena ini bukan akibat gelombang panas (heatwave) seperti yang terjadi di negara-negara subtropis, melainkan masih dalam batas wajar meskipun terasa tidak nyaman.

Kondisi panas ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025, tergantung pada waktu mulai masuknya musim hujan di masing-masing daerah.

BMKG menjelaskan, suhu panas ini disebabkan oleh posisi semu matahari yang berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jakarta, sehingga intensitas penyinaran matahari lebih tinggi dari biasanya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Karawang Hari ini Jumat 17 Oktober, Hujan Ringan Berpotensi Turun di 30 Kecamatan

Selain itu, pengaruh angin timuran dari Australia yang membawa udara kering serta minimnya tutupan awan turut membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa penghalang menyebabkan suhu terasa lebih terik terutama pada siang hari.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kondisi suhu udara yang cukup panas ini disebabkan oleh posisi semu matahari yang sedang berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jakarta, sehingga intensitas penyinaran matahari lebih tinggi dari biasanya.

“Selain itu, kondisi atmosfer yang cenderung cerah berawan turut membuat radiasi matahari langsung terasa di permukaan,” ungkapnya melalui website resmi berita Jakarta, Jumat (17/10/2025).

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan.

“Masyarakat diminta untuk memperhatikan waktu dan intensitas paparan sinar matahari agar tidak mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas yang tengah melanda,” ujarnya.

Isnawa menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan sederhana untuk menjaga kesehatan di tengah suhu udara yang terik.

Baca juga: Jakarta Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Ini Instruksi Pramono Terkait Langkah Konkret Mitigasi

Dirinya mengimbau warga untuk membatasi aktivitas fisik berat di bawah sinar matahari langsung, terutama pada pukul 10.00–16.00 WIB.

“Gunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau pakaian yang menutup tubuh saat berada di luar ruangan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan asupan air putih guna mencegah dehidrasi serta tidak membakar sampah sembarangan,” jelas dia.

BPBD DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat kondisi cuaca ekstrem ini.(m27)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved