Kamis, 14 Mei 2026

Berita Internasional

Konglomerat Dunia Elon Musk Serukan Cancel Netflix! Ada Apa?

Konglomerat dunia Elon Musk buat heboh lantaran menyerukan Cancel Netflix atau diterjemahkan bahasa Indonesia setara dengan boikot Netflix.

Tayang:
Editor: Desy Selviany
AFP
Cerita Elon Musk milyader pemilik Tesla yang jatuh bangun merintis usaha dari games, paypall, pesawat luar angkasa hingga mobil listrik 

WARTAKOTALIVE.COM - Konglomerat dunia Elon Musk buat heboh lantaran menyerukan Cancel Netflix atau diterjemahkan bahasa Indonesia setara dengan boikot Netflix.

Netflix adalah layanan streaming film dan acara TV berlangganan yang memungkinkan pengguna menonton berbagai konten secara online melalui perangkat yang terhubung ke internet. 

Pengguna membayar biaya bulanan untuk mengakses perpustakaan besar acara TV, film, dokumenter, dan anime tanpa jeda iklan. 

Elon Musk menyerukan Cancel Netflix pada Rabu (1/10/2025) waktu setempat. 

Seruan Cancel Netflix itu disampaikan di platform media sosial miliknya X dan mendapatkan respon belasan juta pengguna Netflix

Musk membagikan serial film anak-anak yang tayang di Netflix The Baby-Sitters Club. 

Musk menilai serial tersebut telah mengkampanyekan LGBTQ kepada anak-anak. 

Di mana dalam cuplikan tayangan tersebut, seorang anak-anak menuntut staf rumah sakit untuk memperlakukan anak laki-laki sebagai perempuan. 

“YA AMPUN. Tayang di @Netflix "The Baby-Sitters Club" mendorong TRANSGENDERISME pada ANAK-ANAK, mempermalukan karakter karena "salah mengidentifikasi gender", dan menuntut staf rumah sakit untuk menyebut dan memperlakukan anak laki-laki sebagai perempuan,” tulis unggahan yang kemudian di retweet oleh Musk dan menyerukan Cancel Netflix

Musk bahkan mendukung gerakan pembatalan member netflix yang diserukan oleh netizen anti LGBTQ

LGBTQ adalah akronim yang merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer/Questioning. 

Istilah ini digunakan untuk merujuk pada sekelompok orang yang orientasi seksual dan/atau identitas gendernya berada di luar norma heteroseksual dan cisgender (identitas gender yang sesuai dengan jenis kelamin saat lahir).

Dimuat situs Forbes, sejumlah masyarakat Amerika Serikat juga mengkritik Netflix yang kerap mengkampanyekan LGBTQ kepada anak-anak. 

Pasalnya bukan kali ini saja platform film berlangganan itu mempromosikan LGBTQ kepada anak-anak. 

Baca juga: Berawal dari Kasus Obat Perangsang Kaum LGBTQ, Bareskrim Polri Bongkar Peredaran Sabu 157 Kilogram

Sebelumnya di tahun 2022, Dead End: Paranormal Park juga mempromosikan LGBTQ.

Di film itu Barney Guttman sebagai protagonis seri tersebut, mengaku kepada temannya Norma sebagai transgender.

Kreator Dean End: Paranormal Park Hamish Steele menanggapi kontroversi tersebut dalam beberapa posting di Bluesky dengan menyatakan bahwa semuanya bohong dan fitnah. 

“Semuanya bohong dan fitnah! Netflix TIDAK mempromosikan [pertunjukan] itu saat ini!” ucapnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved