Berita Nasional
Gaya Nyentrik Ahmad Sahroni Muncul Perdana Usai Rumah Dijarah
Setelah hampir satu bulan menghilang, anggota DPR RI non-aktif Ahmad Sahroni akhirnya muncul di publik.
WARTAKOTALIVE.COM - Setelah hampir satu bulan menghilang, anggota DPR RI non-aktif Ahmad Sahroni akhirnya muncul di publik.
Ahmad Sahroni muncul di acara Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) X 2025, Royal Ambarrukmo, Yogyakarta pada Sabtu (20/9/2025).
Namun demikian Ahmad Sahroni belum berani muncul secara langsung di publik.
Hanya video sambutan Ahmad Sahroni yang diputar di acara tersebut.
Sahroni pun sama sekali tidak menyinggung perihal permasalahannya di politik.
Sahroni hanya memberikan ucapan selamat kepada penyelenggaraan IMI ke X.
Politisi Partai NasDem itu hanya meminta maaf tidak bisa hadir langsung di IMI ke X.
Sahroni juga memohon maaf atas kekerungaan yang dia perbuat. Namun dia tidak secara spesifik menjelaskan kekurangan dan kesalahan apa yang diperbuatnya.
Sahroni juga tidak menjelaskan alasannya tidak hadir di acara IMI ke X itu.
“Dan mohon maaf jika ada kekurangan yang saya perbuatan, baik secara langsung dan tidak langsung pada semua pihak," ujarnya.
Penampilan Sahroni juga cukup nyentrik dalam video tersebut.
Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara itu memakai topi fedora berwarna putih dipadukan jas berwarna biru dan kaos putih turtleneck.
Sahroni juga nampak masih menggunakan jenggot dan kumis khasnya.
Pria berusia 48 tahun itu berharap Moreno Soeprapto dapat terpilih menjadi Ketua Umum.
Hasilnya, Moreno Soeprapto diketahui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua UMUM IMI periode 2025-2030.
Baca juga: Ahmad Sahroni Muncul Lagi, Puja-Puji Moreno Soeprapto di Munas IMI 2025!
| Prabowo Diminta Bebaskan WNI yang Ditahan Israel |
|
|---|
| Menhan Sjafrie: Board of Peace untuk Gaza Kini Tertinggal akibat Memanasnya Konflik AS-Iran |
|
|---|
| Strategi Kementerian Luar Negeri RI Bebaskan 5 WNI yang Ditahan Israel |
|
|---|
| Tak Ada Ucapan Kecaman dari Prabowo Subianto Atas Penculikan WNI Oleh Israel |
|
|---|
| Kekerasan Seksual Pesantren, Cak Imin Tegas: Mereka Bukan Kiai, tapi Dukun! |
|
|---|