Kamis, 11 Juni 2026

Gading Marten “Ogah” Dikaitkan soal Kasus BluRay dan Raffi Ahmad 

Gading menegaskan bahwa selama kunjungan berlangsung, dirinya bersama rombongan hanya berinteraksi secara singkat

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Wartakotalive/Arie Puji Waluyo
BANTAHAN GADING MARTEN -- Aktor dan presenter Gading Marten memberikan kesaksian melalui sambungan video call terkait polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad dalam kasus yang dikaitkan dengan sosok bernama BluRay. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Aktor dan presenter Gading Marten memberikan kesaksian melalui sambungan video call terkait polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad dalam kasus yang dikaitkan dengan sosok bernama BluRay.

Dalam keterangannya, Gading mengaku berada di lokasi yang sama saat Raffi Ahmad bersama sejumlah figur publik lainnya, termasuk Ariel NOAH dan Desta Mahendra, melakukan kunjungan ke beberapa usaha milik warga Indonesia di New York, Amerika Serikat.

Saat memberikan kesaksian dari Prancis, Gading menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pelaku usaha diaspora Indonesia yang menjalankan bisnis kuliner di kota tersebut.

Menurut dia, rombongan sempat mendatangi Awang Kitchen dan Indo Java, dua tempat usaha yang dikenal sebagai titik berkumpul masyarakat Indonesia di New York.

Gading menegaskan bahwa selama kunjungan berlangsung, dirinya bersama rombongan hanya berinteraksi secara singkat dengan sejumlah orang yang datang dan meminta berfoto bersama.

Tidak ada pertemuan khusus maupun komunikasi yang berlanjut setelah momen tersebut.

Ia bahkan mengaku tidak mengenal sosok yang belakangan disebut-sebut sebagai BluRay.

Nama tersebut, kata Gading, baru diketahuinya setelah polemik berkembang dan ramai menjadi perbincangan di media massa maupun media sosial.

"Saya baru tahu nama BluRay setelah kasus ini ramai," ujar Gading dalam kesaksiannya.

Lebih lanjut, mantan suami Gisella Anastasia itu membantah berbagai tuduhan yang menyebut adanya komunikasi lanjutan atau transaksi tertentu setelah pertemuan di New York. 

Menurut dia, tidak pernah terjadi pertukaran nomor telepon, pembicaraan lanjutan, ataupun pemesanan barang sebagaimana yang beredar di tengah publik.

Gading mengatakan dirinya tidak mengenal orang-orang yang berfoto bersama rombongan tersebut dan tidak mengetahui identitas mereka saat itu.

Interaksi yang terjadi, menurutnya, merupakan hal yang lazim dialami figur publik ketika bertemu penggemar atau masyarakat yang ingin mengabadikan momen bersama.

Ia pun mempertanyakan mengapa pertemuan singkat yang menurutnya hanya berlangsung dalam suasana santai dan penuh basa-basi kemudian berkembang menjadi isu yang menimbulkan berbagai spekulasi.

"Kenapa jadi ramai begitu?" kata Gading.

Kesaksian Gading menambah deretan keterangan dari sejumlah pihak yang berada dalam rombongan saat kunjungan ke New York berlangsung.

Melalui keterangannya, ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut sebatas kunjungan untuk mendukung usaha diaspora Indonesia dan tidak berkaitan dengan aktivitas lain sebagaimana yang ramai dituduhkan dalam polemik yang berkembang belakangan.

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved