Kamis, 11 Juni 2026

Berita Nasional

Istana Buka Suara soal Nama Raffi Dikaitkan Kasus Bea Cukai

Istana Tanggapi Nama Raffi Ahmad yang Disebut dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Mensesneg: Belum Dengar Informasi Itu

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Istimewa
MENSESNEG -- Istana Kepresidenan merespons munculnya nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, yang belakangan disebut-sebut dalam pusaran kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Istana Kepresidenan merespons munculnya nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, yang belakangan disebut-sebut dalam pusaran kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku belum memperoleh informasi terkait kabar yang menyeret nama Raffi Ahmad tersebut.

Karena itu, ia belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh mengenai isu yang berkembang.

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo Hadi saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"Belum, belum. Kita sedang berkonsentrasi, sebagaimana tadi saya sampaikan, seluruh sektor pelaku ekonomi mari bekerja keras untuk memastikan bahwa ekonomi kita dalam keadaan yang baik dan tumbuh," kata Prasetyo Hadi.

Jawaban singkat Mensesneg itu menunjukkan bahwa pemerintah saat ini masih memfokuskan perhatian pada upaya menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Nama Raffi Ahmad sebelumnya menjadi sorotan setelah disebut dalam pemberitaan yang mengaitkan sejumlah pihak dengan perkara dugaan suap di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.

Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang mengonfirmasi keterlibatan Raffi Ahmad dalam perkara tersebut.

Istana pun belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait status informasi yang beredar maupun kemungkinan adanya klarifikasi dari pihak Raffi Ahmad.

Sebagai pejabat yang menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad selama ini kerap terlibat dalam berbagai agenda pemerintahan yang berkaitan dengan pemberdayaan anak muda, pendidikan, kewirausahaan, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Di tengah munculnya isu tersebut, pemerintah menegaskan fokus utamanya saat ini adalah memastikan aktivitas ekonomi nasional tetap bergerak positif. Prasetyo Hadi mengajak seluruh pelaku ekonomi untuk terus bekerja dan berkontribusi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kita sedang berkonsentrasi untuk memastikan bahwa ekonomi kita dalam keadaan yang baik dan tumbuh," ujar Prasetyo.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Raffi Ahmad terkait penyebutan namanya dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pemerintah juga belum menyampaikan langkah lanjutan mengenai informasi yang beredar tersebut.

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved