Kamis, 11 Juni 2026

Berita Nasional

Menkes Budi Gunadi Dipanggil Prabowo ke Istana, Ini Hasil Pembicaraannya 

Menkes Budi Gunadi Sadikin Lapor ke Prabowo, Cek Kesehatan Gratis Tembus 42,3 Juta Peserta dan Kasus TBC Mulai Menurun

Tayang:
Editor: Joanita Ary
sekretariat presiden
PERTEMUAN PRABOWO DAN BUDI GUNADI --Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan perkembangan sejumlah program prioritas kesehatan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Selasa (9/6/2026). 

Pada sektor pelayanan kesehatan rujukan, Menkes juga melaporkan kemajuan program peningkatan kualitas layanan di 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan status RSUD dari kelas D menjadi kelas C dengan layanan kesehatan yang lebih lengkap.

Dari target pembangunan tahun 2025, sebanyak 20 dari 22 RSUD telah selesai dibangun dan 10 di antaranya sudah mulai beroperasi melayani masyarakat.

Sementara untuk tahap 2026, sebanyak 14 dari total 20 RSUD yang direncanakan telah memasuki fase pembangunan. Adapun 24 RSUD lainnya masih berada dalam tahap perencanaan dan akan dilanjutkan pada 2027.

Dalam kesempatan yang sama, Budi turut melaporkan distribusi alat kesehatan utama ke berbagai daerah.

Hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan 905 unit alat kesehatan strategis ke 258 kabupaten dan kota.

Peralatan tersebut meliputi cathlab untuk layanan jantung, CT scan, mamografi untuk deteksi kanker payudara, magnetic resonance imaging (MRI), hingga linear accelerator (Linac) untuk terapi kanker.

Pemerintah berharap distribusi alat kesehatan tersebut dapat memperluas akses layanan medis modern sekaligus mengurangi ketimpangan pelayanan kesehatan antara daerah dan kota-kota besar.

Laporan Menkes juga mencakup perkembangan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura di Papua yang telah rampung dan siap diresmikan oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat.

Menurut Budi, kehadiran RSUP Jayapura tidak hanya ditujukan untuk melayani masyarakat Papua dan kawasan Indonesia Timur, tetapi juga diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan regional bagi negara-negara di kawasan Pasifik dan Oseania.

"RSUP Jayapura akan menjadi hub layanan kesehatan untuk kawasan timur Indonesia, bahkan diharapkan dapat melayani kawasan Pacific dan Oceania," ujar Budi.

Selain itu, pembangunan RSUP Riau juga menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini pembangunan rumah sakit tersebut telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan selesai serta dapat diresmikan pada Desember 2026.

Pemerintah berharap keberadaan RSUP Riau nantinya mampu mengurangi kebutuhan masyarakat di Provinsi Riau dan wilayah sekitarnya untuk berobat ke luar daerah, sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan rujukan di Pulau Sumatera.

Berbagai capaian yang dilaporkan kepada Presiden tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional, mulai dari pencegahan penyakit, penguatan layanan primer, penanganan penyakit menular, hingga pemerataan fasilitas kesehatan modern di seluruh Indonesia.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved