Rabu, 10 Juni 2026

Berita Nasional

Momen Dasco Bantah Isu Chatib Gantikan Menkeu

Di Tengah Isu Menteri Keuangan Diganti, Dasco Tegaskan Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Warta Kota/Alfian Firmansyah
SUFMI DASCO -- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah spekulasi yang mengaitkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ekonom senior Chatib Basri di Istana Kepresidenan dengan isu pergantian Menteri Keuangan yang belakangan beredar di ruang publik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah spekulasi yang mengaitkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ekonom senior Chatib Basri di Istana Kepresidenan dengan isu pergantian Menteri Keuangan yang belakangan beredar di ruang publik.

Menurut Dasco, pertemuan yang juga dihadiri Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan itu semata-mata membahas berbagai masukan dan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bukan membicarakan perombakan kabinet.

"Pertemuan tadi sore antara Presiden dengan Pak Luhut dan Pak Chatib Basri sudah saya mintakan konfirmasi. Dari pihak Istana disampaikan bahwa Pak Luhut hadir dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Pak Chatib Basri sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional," kata Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Pernyataan Dasco muncul di tengah berkembangnya spekulasi mengenai kemungkinan adanya perubahan dalam jajaran Kabinet Merah Putih, khususnya di sektor ekonomi.

Nama ekonom senior Chatib Basri belakangan ramai diperbincangkan setelah diketahui menghadiri pertemuan tertutup bersama Presiden di Istana.

Namun, Dasco menegaskan bahwa kehadiran Chatib tidak dapat ditafsirkan sebagai sinyal akan adanya pergantian Menteri Keuangan.

Ia menyebut Presiden memang rutin menerima berbagai pandangan dari kalangan ekonom dan anggota Dewan Ekonomi Nasional guna memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

Menurut Dasco, Dewan Ekonomi Nasional memiliki tugas memberikan masukan strategis kepada Presiden mengenai berbagai tantangan dan peluang ekonomi yang dihadapi Indonesia, termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

"Ini menurut saya merupakan masukan yang berharga bagi Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya.

Dasco menjelaskan, Presiden tidak hanya mengandalkan masukan dari kementerian dan lembaga yang berada di bawah pemerintahannya, tetapi juga membuka ruang bagi berbagai pandangan independen dari para ekonom dan tokoh yang tergabung dalam Dewan Ekonomi Nasional.

Pendekatan tersebut, kata dia, menunjukkan keinginan pemerintah untuk memperoleh perspektif yang lebih luas dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional.

Dengan demikian, berbagai rekomendasi yang muncul dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum pemerintah mengambil keputusan strategis.

Ketika ditanya secara khusus mengenai isu pergantian Menteri Keuangan yang dikaitkan dengan munculnya nama Chatib Basri, Dasco kembali menegaskan bahwa agenda tersebut tidak dibahas dalam pertemuan di Istana.

Ia meminta publik tidak berspekulasi berlebihan terhadap setiap pertemuan yang dilakukan Presiden dengan para ekonom maupun anggota Dewan Ekonomi Nasional.

Menurutnya, konsultasi dan diskusi dengan berbagai pihak merupakan hal yang lazim dilakukan kepala negara untuk memperoleh masukan terbaik dalam menjalankan pemerintahan.

Dengan klarifikasi tersebut, Dasco berharap isu mengenai pergantian Menteri Keuangan tidak terus berkembang tanpa dasar yang jelas.

Ia menegaskan bahwa pertemuan Presiden dengan Luhut dan Chatib lebih difokuskan pada upaya mencari solusi dan strategi untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah tantangan global yang terus berubah.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved