Kamis, 21 Mei 2026

Berita Nasional

Prabowo: Harga Emas hingga Nikel Harus Ditentukan di Dalam Negeri

Presiden RI Prabowo Subianto: Harga Emas hingga Nikel Harus Ditentukan di Dalam Negeri

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Youtube Tv Parlemen
PRABOWO Di DPR - Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, termasuk dalam penentuan harga komoditas strategis Indonesia seperti emas, nikel, dan hasil tambang lainnya. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, termasuk dalam penentuan harga komoditas strategis Indonesia seperti emas, nikel, dan hasil tambang lainnya.

Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus-menerus bergantung pada mekanisme harga yang ditentukan pasar luar negeri, padahal sumber daya alam berasal dari dalam negeri sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Harga emas, nikel, tambang, dan semua komoditas harus ditentukan di negara kita sendiri,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Menurut Prabowo, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Ia menilai Indonesia memiliki kekuatan sumber daya yang besar sehingga sudah semestinya memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam menentukan arah perdagangan dan nilai komoditas strategis dunia.

Selain menyinggung soal kedaulatan komoditas, Prabowo juga memaparkan target ekonomi makro pemerintah untuk tahun 2027.

Pemerintah membidik nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat.

Ia mengatakan stabilitas nilai tukar menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menjaga daya tahan ekonomi nasional.

Karena itu, strategi fiskal dan moneter akan diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global, termasuk fluktuasi suku bunga internasional dan ketegangan geopolitik dunia.

“Strategi fiskal dan moneter harus mampu menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil terhadap mata uang dunia,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen.

Target tersebut dinilai realistis seiring upaya pemerintah memperkuat industrialisasi, hilirisasi sumber daya alam, serta memperluas investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Prabowo optimistis sasaran tersebut dapat dicapai melalui kebijakan fiskal yang prudent, berkelanjutan, dan berpihak pada penguatan ekonomi domestik.

Pemerintah, kata dia, akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, stabilitas fiskal, dan perlindungan terhadap masyarakat.

Pidato tersebut sekaligus memperlihatkan arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian nasional, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam dan stabilitas ekonomi jangka panjang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved