Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek
Ustaz Dasad Latif Semprot Menteri PPPA karena Picu Kegaduhan: BELAJAR
Ustaz Dasad Latif nilai pernyataan Menteri PPPA soal gerbong wanita tak tepat dan picu kegaduhan.
Ringkasan Berita:
- Ustaz Dasad Latif mengkritik pernyataan Menteri PPPA Arifah Fauzi terkait usulan pemindahan gerbong khusus wanita di KRL ke bagian tengah rangkaian.
- Ia menilai pernyataan tersebut tidak tepat dan menyarankan pejabat publik meningkatkan kemampuan public speaking agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ustaz Dasad Latif angjkat suara soal pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi soal pemindahan posisi gerbong khusus wanita pada KRL Commuter Line ke bagian tengah rangkaian KRL.
Terkait hal tersebut, Ustaz Dasad Latif angkat suara.
Lewat instagramnya, @dasadlatif1212 pada Kamis (30/4/2026), menyinggung pernyataan tersebut.
Menurutnya, pernyataan Arifah tidak tepat.
Dirinya pun menilai kemampuan publik speaking Arifah sangat buruk.
"Solusi kecelakaan 'Perempuan ditempatkan di tengah, apa iyya sih?'," tulis Ustaz Dasad Latif.
Atas hal tersebut, dirinya menilai Arifah harus belajar kembali mengenai publik speaking.
Sehingga pernyataan yang disampaikan menjadi solusi, bukan justru memicu kegaduhan masyarakat.
"Sekali lagi, pejabatr publik belajarlah bicara baik dan benar, biar tidak gaduh," ungkap Ustaz Dasad Latif.
"Public speaking itu bisa dipejalari. BELAJARLAH," tambahnya.
Pernyataan Ustaz Dasad Latif menuai beragam komentara dari masyarakat.
Beragam pendapat bersusulan mengisi kolom komentar postingannya.
@ritasiregarr_: Tugas laki2 itu mengalah terhadap perempuan bukn bgtu ustad
@opickputrapopeye: Pejabat kita lulusan apa uya, pada ngaco" bikin gaduh
@wahyuferdiansyah9: Klo mau jadi pejabat ga usah pinter
| Pascatragedi KRL, Perlintasan Maut di Jalan Ampera Bekasi Kini Dipagari Palang Besi Permanen |
|
|---|
| Penjaga Perlintasan KA Soroti Tragedi Bekasi: Banyak Pengendara Nekat Terobos Palang |
|
|---|
| Polisi Sebut Status Sopir Taksi Listrik dalam Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Saksi |
|
|---|
| Sebelum Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Pemkot Sudah Ajukan Palang Pintu Sejak 2022 |
|
|---|
| Lintasan Sudah Dipulihkan, KAI Pastikan Seluruh Keberangkatan KA Tepat Waktu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TABRAKAN-KERETA-Menteri-PPPA-Arifah-Fauzi-dan-Ustaz-Dasad-Latif.jpg)