UMKM
50 Perempuan Tegal Dapat Bantuan Modal Usaha Berkat Sandiaga Uno
50 ibu rumah tangga di Tegal dilatih usaha kuliner dan dapat modal usaha melalui program pemberdayaan perempuan Yayasan Indonesia Setara.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 50 perempuan di Kabupaten Tegal mendapatkan pelatihan usaha rumahan sekaligus bantuan modal melalui program Yayasan Indonesia Setara yang bekerja sama dengan Ruang Temu Asa Tegal.
- Kegiatan ini mengajarkan pembuatan olahan berbahan pisang seperti banana muffin dan dadar gulung, yang dinilai memiliki potensi pasar.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Semangat juang Kartini, perempuan di Kabupaten Tegal didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan berbasis usaha rumahan.
Upaya ini dilakukan Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Ruang Temu Asa Tegal melalui workshop baking dan cooking bertajuk 'Olahan Pisang Bernilai Jual' pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Jalan Ir. Juanda, Kabupaten Tegal, tersebut diikuti 50 peserta yang mayoritas ibu rumah tangga.
Mereka dilatih membuat banana muffin dan dadar gulung cokelat isi pisang keju, dua produk yang dinilai memiliki potensi pasar dengan bahan baku yang mudah diperoleh. Selain itu juga mereka mendapatkan bantuan modal usaha dan hadiah dari Kartini Challenge dari Yayasan Indonesia Setara.
Pelatihan serupa juga digelar di Karawang Cermin Timur, Sukakertama, Karawang.
Kegiatan hasil kolaborasi YIS dan Skies Indonesia itu diikuti 50 ibu rumah tangga.
Mereka dilatih membuat bolu ketan hitam lumer dan thai dessert.
Baca juga: Validasi BPN Lambat, 141 Bidang Tanah Terdampak Pembangunan Tol Japek II Selatan Belum Dibayar
Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan yang telah dijalankan lembaganya selama sekitar 15 tahun.
“Perempuan perlu memiliki kemandirian ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami ingin peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga keberanian untuk memulai usaha,” ujar Sandiaga Uno dikutip dari Tribunnews.com.
Perwakilan Ruang Temu Asa Tegal, Mujab menambahkan pemberdayaan perempuan tidak selalu harus melalui sektor formal.
Menurut dia, aktivitas rumah tangga pun dapat menjadi sumber penghasilan jika dikelola secara kreatif.
“Dari dapur rumah, perempuan bisa membantu ekonomi keluarga. Kuncinya ada pada kemauan dan kreativitas,” katanya.
Selain pelatihan memasak, peserta juga mendapatkan pembekalan keterampilan digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membuat konten pemasaran dan strategi penjualan berbasis pre-order.
Dalam sesi praktik, salah satu peserta bahkan berhasil memperoleh pesanan hingga 115 potong dadar gulung serta sejumlah banana muffin pada hari yang sama.
Program ini tidak berhenti pada pelatihan tatap muka. Yayasan Indonesia Setara juga menyediakan pendampingan selama tiga minggu untuk membantu peserta mengembangkan usaha, mulai dari proses produksi hingga pemasaran digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pelaku usaha baru dari kalangan perempuan yang tidak hanya terampil, tetapi juga percaya diri dalam mengembangkan bisnis.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Kolaborasi Astra dan Mitra Industri, 35 IKM Dibina Jadi Mandiri |
|
|---|
| Cara Sandiaga Uno Dorong Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas |
|
|---|
| Sulap Sampah Jadi Cuan, Cara Sandiaga Uno Tumbuhkan Desa Emas |
|
|---|
| Ini Cara Sandiaga Uno Lahirkan Ibu Rumah Tangga Berdaya |
|
|---|
| Dari Dapur ke Pasar Digital, Sandiaga Uno Dorong Perempuan Naik Kelas Lewat Acara Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/UMKM-Para-peserta-workshop-baking-dan-cooking-YIS.jpg)