Jumat, 15 Mei 2026

Momen Gibran di Kupang, Turut Panggul Salib dalam Prosesi Paskah

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian publik saat menghadiri Pawai Paskah di Kupang.

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Istimewa/Tidak Ada
WAPRES GIBRAN -- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian publik saat menghadiri Pawai Paskah di Kupang. Dalam momen yang sarat makna religius tersebut, Gibran terlihat turut memikul salib bersama peserta prosesi, menyatu dengan warga yang mengikuti rangkaian perayaan. 

WARTAKOTALIVECOM, Kupang —
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian publik saat menghadiri Pawai Paskah di Kupang.

Dalam momen yang sarat makna religius tersebut, Gibran terlihat turut memikul salib bersama peserta prosesi, menyatu dengan warga yang mengikuti rangkaian perayaan.

Kehadiran Gibran dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai simbol kehadiran pemerintah pusat, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi langsung dalam tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di masyarakat setempat.

Saat ia berjalan bersama peserta lain, memanggul salib di tengah jalur pawai, perhatian warga pun tertuju pada sosoknya.

Sejumlah warga tampak mengabadikan momen tersebut, sementara yang lain menyambut dengan antusias.

Pawai Paskah di Kupang merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemuda gereja, komunitas keagamaan, hingga pemerintah daerah.

Prosesi yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi perayaan iman umat Kristiani, tetapi juga ruang kebersamaan lintas kelompok masyarakat.

Nuansa kekeluargaan terasa sepanjang jalannya pawai. Warga dari berbagai latar belakang tampak berbaur, menyaksikan maupun turut serta dalam prosesi.

Di tengah keberagaman yang ada, perayaan ini menjadi simbol kuat toleransi dan harmoni sosial yang selama ini dikenal melekat di Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran Gibran dalam prosesi tersebut dinilai mempertegas pesan penting tentang kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keberagaman.

Di tengah dinamika sosial dan politik nasional, momen ini menghadirkan gambaran sederhana namun kuat tentang bagaimana tradisi lokal dapat menjadi perekat antarwarga.

Perayaan Paskah di Kupang pun kembali menunjukkan perannya sebagai ruang ekspresi keimanan sekaligus ajang mempererat hubungan sosial.

Di balik kemeriahan pawai, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan rasa saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved