Minggu, 3 Mei 2026

UMKM

Ratusan UMKM Ikut Program Desa EMAS, Ini Kata Sandiaga Uno

Lebih dari 40 UMKM ikuti pelatihan Desa EMAS 2026 untuk kembangkan produk unggulan dan tingkatkan ekonomi lokal.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
UMKM - Bupati Majalengka, Eman Suherman membuka Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 yang diprakarsai INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Gedung Yudha Karya Bakti Negara, Jalan Ahmad Yani Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka pada 20 Februari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Program Desa EMAS 2026 di Majalengka memberdayakan lebih dari 40 warga melalui pelatihan pembuatan hampers dan produk inovatif, sekaligus optimalisasi pemasaran.
  • Inisiatif ini diprakarsai INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara, didukung pemerintah desa dan UMKM lokal. 
  • Peserta akan didampingi enam bulan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan kerja. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak lebih dari 40 warga peserta Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 Majalengka dibuat berdaya dengan mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja.

Workshop dan Optimalisasi Pelatihan Pembuatan Hampers hingga pemasaran tersebut diprakarsai INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara dilaksanakan di Gedung Yudha Karya Bakti Negara, Jalan Ahmad Yani Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka pada 20 Februari 2026.

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan didampingi selama enam bulan dalam program tersebut.

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan megiatan kick off ini merupakan langkah awal peluncuran program dengan tujuan dengan dukungan dari stakeholder pemerintah desa, para UPD terkait dan para peserta yang telah lolos kurasi.

"Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan pembuatan hampers produk hilirisasi untuk mengoptimalkan pemasaran di Hari Raya Idul Fitri," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Selasa (24/2/2026).

"Lewat workshop ini diharapkan dapat meningkatkan peluang pendapatan bagi kelompok usaha desa, khususnya di Kabupaten Majalengka," tambahnya.

Baca juga: Pertamina Punya Inovasi yang Bisa Buat Produksi Efisien Hingga 50 Persen

Lebih lanjut dipaparkannya, Program Desa EMAS diharapkannya dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa dengan memberdayakan pelaku masyarakat melalui pengembangan produk unggulan yang berbasis pada potensi lokal. 

"Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dapat menjadi langkah signifikan menuju kemandirian ekonomi desa," jelas dia.

Beberapa manfaat dari Program Desa EMAS sendiri diantaranya yaitu Meningkatkan pendapatan masyarakat desa melalui pengembangan produk unggulan, memberdayakan pelaku UMKM dengan pelatihan dan akses ke pasar, dan Mendorong perluasan pemasaran produk kerajinan agar lebih meluas.

Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan mengatakan pembangunan Kabupaten Majalengka saat ini berlandaskan visi "Majalengka Langkung Sae". 

Visi ini kata dia menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pilar utama dengan sektor UMKM sebagai salah satu motor penggerak utamanya. 

"Mengembangkan ekonomi inklusif dan produktif, meningkatkan kemandirian pangan, memberikan kesempatan serta manfaat nyata bagi seluruh kalangan, terutama pelaku UMKM di desa," ujar Dena.

Ia menyebutnya menjalankan berbagai program yang selaras dengan Desa EMAS diantaranya yakni GASIK (Gerakan Start-Up Inovatif & Kompetitif) yang melibatkan 144 pelaku usaha dengan pemberian bantuan modal senilai Rp10 juta bagi 25 pemenang untuk mendorong UMKM naik kelas.

Lokal Go Viral: Strategi branding untuk memperkuat identitas visual dan pemasaran digital agar produk lokal dikenal luas.

Serta Program MADU'E: Upaya mendorong produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar internasional (ekspor).

"Kami juga memberikan dukungan fasilitas dengan penyediaan pendampingan NIB gratis, bantuan modal dari Baznas, serta fasilitas SIKIM (Sentra Industri Kecil dan Menengah) untuk standarisasi produksi," jelas dia.

Melalui kolaborasi antara Yayasan Indonesia Setara Inotek, Dompet Dhuafa, dan Pemda Majalengka, diharapkan program ini menjadi katalisator percepatan pembangunan ekonomi desa dan pengentasan kemiskinan.

"Sarana untuk mencetak kelompok usaha yang mandiri, inovatif, dan mampu menyerap tenaga kerja secara optimal. Langkah nyata untuk memastikan UMKM Majalengka tidak hanya "jago kandang", tetapi mampu bersaing di kancah nasional maupun global," pungkasnya.

Aulia Putri dari KWT Mulya Mukti mengaku sangat tertolong dengan mengikuti program Desa Emas Majalengka.

Pasalnya kegiatan tersebut selain mengajak masyarakat agar dapat menjadi enterpreneur, juga melatih UMKM dapat berinovasi agar produknya dapat bersaing dengan produk lain dari segi kualitas, rasa, packaging, hingga pemasaran.

"Kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan.
Semoga dengan pelatihan ini usaha kita semakin berkembang dengan program," kata Aulia.

Sementara itu peserta workshop lainnya, Memi dari KWT Seruni mengaku kegiatan workshop desa emas sangat bermanfaat untuk para pelaku usaha.

"Alhamdulillah dengan kegiatan ini kami bisa mendapatkan berbagai ilmu terutama untuk produk unggulan yang ada di daerah kami. Harapannya program ini membantu memajukan UMKM dan meningkatkan kualitas produk hampers agar lebih inovatif dan dapat menarik pembeli," kata Memi.

Workshop tersebut diikuti oleh sejumlah UMKM dari berbagai sektor diantaranya Pengolahan Perkebunan Mangga seperti KUB Aghnia Maja dan KUB Asboro. Pemasaran Produk Hilirisasi seperti Koperasi Sobat Sehati Majalengka dan KDMP Paniis Kecamatan Maja. Pengolahan Hasil Tani seperti KWT Edelweiss, KWT Seruni, KWT Mulya Mukti. Pengolahan Hasil Perikanan seperti Koperasi Randegan Ikan Sejahtera, Poklahsar Pindang Haji Ceceng, Poklahsar Sukaraharja.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved