Kamis, 30 April 2026

UMKM

Kolaborasi Astra dan Mitra Industri, 35 IKM Dibina Jadi Mandiri

Kick Off Program IKM Development menjadi sangat istimewa karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum perayaan 46 tahun kontribusi Astra

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Proses penandatanganan Komitmen Bersama Program IKM Development 2026 yang dilakukan oleh para Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra, perwakilan Tier 1 APM Grup Astra dan perwakilan IKM yang disaksikan oleh Ketua Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra), Rahmat Samulo (paling kanan) 

Ringkasan Berita:
  • Yayasan Astra bersama 6 perusahaan Grup Astra resmi memulai Program IKM Development 2026 di Jakarta.
  • Program ini bertujuan memperkuat rantai pasok industri nasional melalui pembinaan IKM secara kolaboratif.
  • Sejak 2020, program telah melibatkan 78 IKM dengan transaksi Rp339,8 miliar dan 29 IKM mandiri.
  • Tahun 2026, 35 IKM akan mendapat pelatihan intensif untuk peningkatan kompetensi dan daya saing.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra) bersama PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), PT Astra Honda Motor (AHM), PT Astra Otoparts Tbk (AOP), dan PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) melakukan Kick Off Program IKM Development 2026 pada Rabu, 22 April 2026, di William Soeryadjaya Hall, PT Astra International Tbk. 

Kick Off Program IKM Development menjadi sangat istimewa karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum perayaan 46 tahun kontribusi Astra dalam pembinaan UMKM di Indonesia melalui program-program Yayasan Astra.

Acara yang dihadiri oleh 175 undangan ini menandai babak baru penguatan rantai pasok industri nasional melalui kolaborasi antara Agen Pemegang Merek (APM), pemasok Tier 1, Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin), serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Program IKM Development adalah inisiatif strategis Yayasan Astra yang bertujuan meningkatkan kompetensi, akses pasar, dan akses pembiayaan bagi Industri Kecil dan Menengah di ekosistem Astra Group.

Program ini dijalankan secara kolaboratif bersama APM, Tier 1, Kemenperin, KADIN, serta lembaga keuangan seperti SANF dan Astra Ventura, dengan pendekatan pembinaan holistik yang mencakup pelatihan strategis, pendampingan shopfloor, fasilitasi business matching, dan akses pembiayaan.

Hadir dalam acara ini di antaranya Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut (LMEA) Kemenperin, Ir. Dini Hanggandari, M.Si.; Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian KADIN, Saleh Husin; serta jajaran pimpinan APM Grup Astra.

Perjalanan Panjang yang Membuahkan Hasil Nyata Sejak digagas pada 2020, Program IKM Development telah melewati berbagai tahapan mulai dari pengembangan konsep, pilot project, implementasi, hingga tahap inovasi.

 Memasuki 2026, program ini kini bertransisi ke fase "Level Up IKM Development System & Independent IKM", dengan ambisi mendorong lebih banyak IKM untuk mandiri dan berdaya saing tinggi.

 Hingga akhir 2025, program ini telah mencatat pencapaian signifikan, antara lain 78 IKM berhasil dilibatkan dalam program pembinaan, 39 Tier 1 aktif berpartisipasi sebagai mitra pembina, nilai transaksi kumulatif mencapai Rp 339,8 miliar, hingga 29 IKM berhasil meraih status Mandiri dan siap bersaing secara independen di rantai pasok industri.

"Program IKM Development bukan sekadar program pembinaan biasa. Ini adalah investasi jangka panjang Yayasan Astra untuk membangun ekosistem industri yang kuat, di mana IKM tumbuh bersama Astra Group dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia," ungkap Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo melalui keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026)

Target Pendampingan IKM di Tahun 2026 Pada tahun program 2026, dari total 108 IKM yang berada dalam ekosistem, sebanyak 35 IKM akan mengikuti program pelatihan dan pendampingan intensif bersama 6 APM.

Rangkaian pelatihan dijadwalkan berlangsung sepanjang Mei hingga September 2026, mencakup lima modul utama: Basic Mentality, 5R-K3 & Safety, Financial Management, Human Resource Development, dan Quality Management System.

Selain pelatihan, program juga mencakup pendampingan Shopfloor Management serta pendampingan teknikal langsung dari APM dan Tier 1 di lokasi IKM. 

Di penghujung tahun, target yang ingin dicapai meliputi: pemenuhan QCD 100 persen dari seluruh IKM binaan, penguatan value chain Astra, serta 8 IKM baru yang naik kelas dan meraih status Mandiri.

Inisiatif pengembangan ini sepenuhnya sejalan dengan tema utama 46 Tahun Yayasan Astra, yakni Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia. Penandatanganan Komitmen Bersama dan Penyerahan Sertifikat Kemandirian Sebagai puncak acara, dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama oleh Yayasan Astra, seluruh APM, perwakilan Tier 1, dan IKM peserta program. K

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved