UMKM
Program Kota EMAS 2026 Dimulai di Surakarta, Sandi Uno: Usaha Kecil Naik Kelas
Kick off Kota EMAS 2026 di Surakarta dimulai, targetnya memberdayakan 27 UMKM kerajinan lewat pelatihan, pendampingan, dan akses pasar.
Ringkasan Berita:
- INOTEK Foundation dan Indonesia Setara Foundation meluncurkan Program Kota EMAS 2026 di Surakarta dengan melibatkan 27 UMKM kerajinan.
- Kick off di PLUT-KUMKM Surakarta ini bertujuan mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal, meningkatkan nilai tambah, dan memperluas akses pasar.
- Sandiaga Uno menekankan pelatihan seperti workshop resin untuk meningkatkan kualitas produk.
- Pemkot Surakarta menyambut baik program ini dan berharap mampu mendorong UMKM naik kelas dan lebih profesional.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota EMAS 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kerajinan di Kota Surakarta.
Kick off tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Program Kota EMAS 2026 di Surakarta.
Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan UMKM melalui pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mensosialisasikan program kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kota, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hingga para pelaku UMKM yang telah lolos proses kurasi.
"Kick off ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai Program Kota EMAS sekaligus membekali peserta dengan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan, salah satunya melalui workshop pembuatan resin," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Rabu (4/2/2026).
"Keterampilan ini diharapkan dapat diaplikasikan ke berbagai produk kerajinan yang telah dikembangkan UMKM di Surakarta," jelasnya.
Baca juga: Tata Kelola Perusahaan Dinobatkan Jadi yang Terbaik, Dirut BRINS: Jadi Booster Positif bagi Kami
Ia menambahkan, Program Kota EMAS diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dengan meningkatkan nilai tambah produk UMKM serta memperluas akses pasar.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dinilai dapat menjadi langkah strategis menuju kemandirian ekonomi kota.
"Program Kota EMAS bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat kota melalui pengembangan produk unggulan, memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan," jelas Sandiaga Uno.
"Sekaligus mendorong perluasan pemasaran produk kerajinan agar menjangkau pasar yang lebih luas," tambahnya.
Mewakili Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskopukmperin) Kota Surakarta, Agung Riyadi menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Indonesia Setara dan INOTEK Foundation.
Ia mengucapkan terima kasih karena Surakarta dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Program Kota EMAS 2026.
"Kepercayaan ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi lokal Kota Surakarta dinilai cukup kuat dan menjanjikan," kata Agung.
Namun demikian, Agung menekankan pentingnya pembaruan model pendampingan bagi pelaku UMKM.
| Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah |
|
|---|
| Dari Gandaria City, Spokats Dorong Brand Lokal Tembus Pasar yang Lebih Luas |
|
|---|
| Dari Rumah ke Marketplace, Perjalanan Yanti Mengembangkan Usaha Kriya |
|
|---|
| Dorong Naik Kelas. Sandiaga Uno Latih Emak-emak Pakai AI untuk Promosi |
|
|---|
| Shopee Guyur Rp100 Miliar untuk UMKM, Luncurkan Voucher Akselerasi Usaha Lokal Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/UMKM-Kick-Off-Program-Kota-EMAS-2026.jpg)