Kriminalitas
Aktivis dan Influencer Terima Ancaman Usai Kritik Pemerintah
Sherly dan DJ Donny alami intimidasi setelah kritik penanganan banjir. LPSK dan Amnesty siap tindak lanjut perlindungan.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Aktivis Greenpeace Sherly dan influencer DJ Donny menerima ancaman dan teror setelah mengkritik penanganan banjir di Aceh dan Sumatera.
- DJ Donny bahkan mengalami serangan bom molotov di rumahnya.
- LPSK telah mencermati kasus ini, bekerja sama dengan Amnesty International, dan mendorong korban untuk melapor agar mendapatkan perlindungan sesuai mekanisme hukum.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah aktivis dan influencer mendapat intimidasi dan ancaman oleh orang tak dikenal usai kritik kebijakan pemerintah beberapa waktu lalu.
Mereka yang mendapat ancaman yakni aktivis Greenpeace, Sherly dan DJ Dony yang sudah melaporkan ke Polda Metro Jaya.
Ancaman ini diterima oleh mereka usai mengkritik pemerintah dalam penanganan bencana banjir bandang di Aceh dan Sumatera.
Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Brigjen Pol (Purn), Achmadi menjelaskan, pihaknya sudah mencermati beberapa berita terkait ancaman terhadap aktivis dan influencer.
"Tadi malam saya juga koordinasi. Tapi setiap permohonan yang masuk kepada LPSK akan kita tindak lanjuti, kita dalami, sesuai dengan proses dan mekanisme yang ada," tegasnya, Jumat (2/1/2025).
Sementara itu, Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias melanjutkan, pihaknya sudah berkoodinasi dengan Amnesty International untuk bisa menyambung dengan para korban intimidasi.
Ia menegaskan, pihaknya akan segera menindak lanjuti secara proaktif jika memang dibutuhkan dalam perlindungan.
"Dan itu sudah kami komunikasikan. Kami sudah berkontakan dengan Amnesty International dan kami minta untuk dikoordinasikan lebih lanjut," ungkapnya.
Baca juga: Sekeluarga Ditemukan Tewas di Warakas Jakut, Diduga Keracunan
Wanita berkemeja batik itu meminta kepada para korban untuk bisa menghubungi LPSK untuk bisa memberikan perlindungan usai jadi kornan ancaman pembunuhan.
"Kalau ke korbannya kami kan belum punya link ya, karena kami lewat Amnesty International," tandasnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima laporan Influencer DJ Donny soal aksi teror dari orang tidak dikenal yang menimpainya.
DJ Donny melaporkan kasus tersebut setelah rumahnya dilempari bom molotov orang tidak dikenal, Rabu (31/12/2025) dini hari.
Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan awal atas laporan DJ Donny tersebut.
"Kami sedang melakukan penyelidikan dan telah minta keterangan saksi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (1/1/2026).
SK menerima 13.027 laporan perlindungan di 2025
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membeberkan sejumlah capaian kinerja sepanjang tahun 2025 di kantornya Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (2/1/2026) siang.
| Perkara Utang Obat, Pasutri Pemilik Apotek di Bekasi Disekap Debt Collector |
|
|---|
| Nenek 65 Tahun Ditusuk Tetangga Saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga ODGJ |
|
|---|
| 2 Pria yang Diduga Memukuli Wakil Ketua Umum PSI Bro Ron di Menteng Jakarta Pusat Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Anak Perempuan di Depok Dilecehkan Ayah Tiri, Akui Sudah Dicabuli Lima Kali |
|
|---|
| Polda Bongkar Pabrik Vape Mengandung Narkotika di Kos Taman Sari Jakbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/LPSK-Ketua-Lembaga-Perlindungan-Saksi-dan-Korban-LPSK-Brigjen-Pol-Purn-Achmadi.jpg)