IOC Sanksi Indonesia
IOC Larang Event Olahraga Dunia di RI Karena Tolak Israel, Erick Thohir: Cermin Indonesia Digdaya
IOC Larang Event Olahraga Dunia di RI Karena Tolak Israel, Erick Thohir: Cermin Indonesia Digdaya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- International Olympic Committee (IOC) atau Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan melarang Indonesia menggelar ajang olahraga internasional.
Kebijakan ini muncul setelah pemerintah Indonesia menolak visa bagi atlet Israel yang akan berlaga dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.
Karenanya Indonesia dipastikan batal atau dicoret untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade, Youth Olympic Games, atau konferensi olahraga internasional lainnya.
Baca juga: Timnas Indonesia vs Irak, Garuda Pernah Menang di Laga Kualifikasi Olimpiade pada 57 Tahun Lalu
Hal ini menjadi pukulan besar bagi ambisi Indonesia yang sejak 2019 mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Olimpiade 2036.
Menanggapi keputusan IOC, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berpegang pada prinsip menjaga keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan publik dalam setiap penyelenggaraan ajang olahraga internasional.
"Langkah ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini juga berdasarkan UUD 1945 yang menghormati keamananan dan ketertiban umum dan juga kewajiban Pemerintah Negara Indonesia untuk melaksanakan ketertiban dunia," kata Erick Thohir melalui akun Instagram resminya @erickthohir, Kamis (23/10/2025).
Atas dasar itu, kata Erick, Indonesia mengambil langkah untuk menghindari kedatangan delegasi Israel pada Gymnastics World Championships.
"Kami memahami bahwa keputusan ini membawa konsekuensi, di mana selama Indonesia tidak dapat menerima kehadiran Israel, IOC memutuskan bahwa Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, dan kegiatan lain di bawah payung Olimpiade," ujar Erick.
Namun kata Erick, Kemenpora dan Pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional, termasuk penguatan 17 cabang olahraga unggulan serta pembangunan pusat latihan tim nasional.
"Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, maupun dunia, sehingga olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kedigdayaan bangsa di mata dunia," katanya.
Sebelumnya IOC mengeluarkan keputusan tegas pada 22 Oktober 2025 sebagai respon atas Indonesia yang menolak visa bagi atlet Israel yang akan berlaga dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.
Dewan Eksekutif IOC meminta seluruh federasi olahraga dunia untuk tidak menyelenggarakan ajang internasional di Indonesia.
Baca juga: Rayakan Medali Emas Olimpiade 1992 Barcelona, Alan dan Susy Ingin Kembangkan Padel di Indonesia
Keputusan ini juga menghentikan semua pembahasan tentang pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 dan konferensi olahraga internasional lainnya.
Dalam pernyataan resminya, IOC menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan prinsip non-diskriminasi yang berlaku dalam dunia olahraga internasional.
"Semua atlet, tim, dan ofisial olahraga yang memenuhi syarat harus dapat berpartisipasi dalam kompetisi dan acara olahraga internasional tanpa diskriminasi apa pun dari negara tuan rumah," tulis pernyataan resmi IOC, Kamis (23/10/2025).
IOC Sanksi Indonesia
Erick Thohir
ioc
Israel
atlet Israel
Indonesia digdaya
Komite Olimpiade Internasional
International Olympic Committee
| 29 Tahun Menikah, Ridwan Kamil Akui Dosa ke Atalia dan Pasrah Berpisah |
|
|---|
| Menteri Agama RI Ingatkan Negara Jangan Ikut Campur Konflik PBNU |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Misa Natal 2025 di Gereja Katedral Jakarta |
|
|---|
| Menyala Ridwan Kamil! Usai Minta Maaf, Foto Liburan ke Eropa Bareng Aura Kasih Beredar di Medsos |
|
|---|
| Kini Giliran Cirebon Diterjang Banjir Bandang, Motor Warga Terbawa Arus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/IOC-LARANG-INDONESIA-International-O.jpg)