Rabu, 15 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Begini Tampang Pegawai ​SPPG MBG yang Aniaya Wartawan dan Akhirnya Minta Maaf​​​​

Begini Tampang Pegawai ​SPPG Makan Bergizi Gratis yang Aniaya Wartawan dan akhirnya Minta Maaf​​​​

Editor: Joanita Ary
istimewa
PEGAWAI SPPG MBG -- Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap dua wartawan di Jakarta Timur akhirnya berujung damai. Pegawai SPPG bernama Salim Husein Mahu, yang juga bertugas sebagai petugas keamanan, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf di hadapan korban di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025). Dalam pertemuan yang difasilitasi kepolisian itu, Salim mengaku menyesali tindakannya yang sempat mencekik wartawan harian Warta Kota dan Wartakotalive.com, Miftahul Munir, serta melakukan intimidasi terhadap kontributor MNC TV, Rizki Fahluvi. 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA -- Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap dua wartawan di Jakarta Timur akhirnya berujung damai.

Pegawai SPPG bernama Salim Husein Mahu, yang juga bertugas sebagai petugas keamanan, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf di hadapan korban di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025).

Dalam pertemuan yang difasilitasi kepolisian itu, Salim mengaku menyesali tindakannya yang sempat mencekik wartawan harian Warta Kota dan Wartakotalive.com, Miftahul Munir, serta melakukan intimidasi terhadap kontributor MNC TV, Rizki Fahluvi.

Ia bahkan menandatangani surat bermaterai berisi pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari,” ujar Salim seraya berjabat tangan dengan para korban.

Kejadian Bermula dari Liputan Kasus Keracunan MBG

Insiden penganiayaan ini terjadi pada Selasa (30/9/2025) siang, ketika sejumlah wartawan hendak meliput dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 01 Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sedikitnya 20 siswa sekolah tersebut dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG.

Para wartawan kemudian menelusuri dapur produksi MBG yang berada di bawah SPPG Gedong 2.

Bukannya mendapat penjelasan, mereka justru diusir secara kasar.

Saat Munir merekam video mobil pengangkut makanan di luar area SPPG, Salim menghampiri dengan nada tinggi, melarang pengambilan gambar, lalu diduga mencekik Munir. Rekan wartawan lain, Rizki Fahluvi, bahkan hampir dipukul.

“Pas sudah dijelasin, saya mau pergi ke SPPG Gedong 1, tapi tiba-tiba bapak itu sudah kepalkan tangan mau pukul saya, terus malah cekik saya dan rekan saya,” kata Munir menceritakan kejadian sekitar pukul 12.20 WIB.

Merasa terancam, Munir kemudian melapor ke polisi dan menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum.

Korban Maafkan, Pertimbangkan Usia Pelaku

Meski sempat menempuh jalur hukum, Munir akhirnya memilih memaafkan pelaku setelah adanya mediasi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved