Jumat, 15 Mei 2026

Relawan Dinilai Jerumuskan Jokowi Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode, Curiga Incar Jabatan

Relawan menempatkan Joko Widodo (Jokowi) dalam posisi yang terhormat setelah tak lagi menjabat sebagai presiden dan bukan bicara politik praktis.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
YouTube channel Prabowo Subianto, InewsTV
DUKUNGAN DUA PERIODE - Relawan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan dukungan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dua periode menuai kecurigaan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Relawan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan dukungan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dua periode menuai kecurigaan.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif lembaga konsultan Charta Politika, Yunarto Wijaya melihat dukungan tersebut sebagai ada maksud dibalik itu semua.

Hal ini saat menjadi tamu dan beradu argumen dengan relawan Jokowi, Bara JP, dalam program The Prime Show yang diunggah di kanal YouTube Official iNews, Rabu (24/9/2025).

Awalnya Yunarto meminta agar para relawan menempatkan Jokowi dalam posisi yang terhormat setelah Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu tak lagi menjabat sebagai presiden.

Seharusnya relawan mendorong Jokowi untuk berbicara tentang kebangsaan atau integritas selayaknya seorang negarawan.

"Jadi dalam konteks Pak Jokowi ini, karena kita ingin memberikan penempatan penghormatan tertinggi kepada Pak Jokowi. Seorang mantan presiden ketika sudah pensiun, doronglah dia untuk berbicara masalah kebangsaan," ujar Yunarto.

"Biarkan dia sharing mengenai apa yang pernah dijalankan dalam kepemimpinannya," tambahnya.

"Bukan kemudian menjorokkan Pak Jokowi dalam konstelasi politik praktis, seperti yang sering kali dilakukan oleh teman-teman relawan," tegasnya.

Toto, sapaan akrabnya, menilai publik justru kasihan terhadap Jokowi jika para relawan terus mendorongnya ke arah politik praktis,

"Nggak salah kalau kemudian ada orang malah kemudian menyayangkan teman-teman relawan ini, kasihan loh Pak Jokowi," katanya.

Yunarto juga melontarkan kecurigaan relawan Jokowi mengincar jabatan tertentu dengan cara mendompleng nama mantan kader PDIP tersebut. 

Ia pun mewanti-wanti relawan Jokowi nanti soal dinamika politik, jika Jokowi tak lagi punya kuasa, tidak akan ada yang menolong.

"Jangan-jangan karena Anda ingin jadi komisaris BUMN, BUMD, lalu kemudian Anda tetap pakai nama Jokowi harus tetap ada, sehingga bargaining position-nya [posisi tawar, red] ada," ujar Yunarto.

"Ketika Pak Jokowi ditinggalkan, sakit, siapa yang bisa kemudian bertanggung jawab dan menolong? Enggak ada juga," tegasnya.

Yunarto Wijaya lantas meminta agar para relawan mengarahkan Jokowi agar tidak lagi mendorong Gibran lebih jauh.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved