Sabtu, 30 Mei 2026

Prabowo di PBB

Fedi Nuril Tanggapi Pidato Prabowo di PBB: Saya Sangat Kecewa Bapak

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto Dalam di PBB Dibanggakan Banyak Orang, Fedi Nuril Malah Kecewa

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
presidenri.go.id
PBB - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pandangan Indonesia terkait solusi dua negara untuk Palestina dan Israel dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) pada Selasa (23/9/2025). Pidatonya yang disaksikan para pemimpin dunia itu menggetarkan ruang sidang Majelis Umum PBB, New York, Amerika Serikat. 

Pidato Lengkap Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pembicara dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) yang digelar di ruang sidang Majelis Umum PBB, New York, Amerika Serikat pada Selasa (23/9/2025).

Di depan para pemimpin dunia, Prabowo menyampaikan pandangan Indonesia terkait solusi dua negara untuk Palestina dan Israel.

Prabowo berbicara soal dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara untuk mengakhiri konflik Israel dan Palestina.

Prabowo juga menyerukan pengakhiran kekerasan di Palestina.

Dia mengecam kekerasan terhadap warga sipil. Prabowo berpidato dalam bahasa Inggris dan berikut adalah terjemahan bahasa Indonesia-nya.

Pidato lengkap Prabowo 

Yang terhormat Presiden Prancis Emmanuel Macron, Yang Mulia Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, selaku pimpinan bersama (co-chairs) pertemuan terhormat ini.

Pimpinan sidang, perwakilan sidang PBB yang terhormat,

Saya ingin menyampaikan penghargaan dan penghormatan tertinggi kami kepada Pemerintah Prancis dan Kerajaan Arab Saudi atas kepemimpinan dan keyakinan mereka dalam musyawarah penting ini.

Dengan sepenuh hati, kami mengenang tragedi tak terperi yang sedang berlangsung di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh, kelaparan membayangi.

Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita.

Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak berdosa.

Oleh karena itu, hari ini dengan bermartabat kita berkumpul untuk mengemban tanggung jawab sejarah kita.

Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara tentang nasib Palestina, tetapi juga tentang masa depan Israel, dan juga tentang kredibilitas PBB.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved