Kamis, 30 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Masyarakat Kritisi Program MBG, Ini Tanggapan Wamensesneg Juri Ardiantoro

Wamensesneg Juri Ardiantoro mengatakan, pemerintah mendengar semua masukan masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tayang:
Editor: Sigit Nugroho
Kompas.com/Rahel
MASYARAKAT KRITISI MBG - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro usai beraudiensi dengan kelompok petani di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Juri mengatakan, pemerintah mendengar semua masukan masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah mendengar semua masukan masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Demikian dikatakan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro.

Juri juga menampung beragam aspirasi mulai dari evaluasi hingga pemberhentian program MBG secara sementara. 

"Tentu didengar ya beberapa aspirasi dari beberapa kalangan yang minta ada evaluasi total. Ada pemberhentian sementara. Ada juga sambil jalan kita perbaiki tapi tidak perlu menghentikan secara total," kata Juri di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/9/2025). 

Bahkan, Juri memastikan semua usulan ini menjadi masukan bagi pemerintah.

Meski demikian, Juri menyebut program MBG akan tetap berjalan di tengah banyaknya kasus yang terjadi.

Baca juga: Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat Terjadi Lagi, Korban Mual dan Kejang Digotong ke GOR

"Tentu ini akan menjadi masukan yang baik bagi pemerintah, tapi sampai hari ini MBG akan tetap jalan," ujar Juri.

Pemerintah juga akan bekerja cepat mengatasi masalah yang terjadi terkait MBG.

Juri ingin MBG benar-benar menjadi program yang dibutuhkan masyarakat.

"Dan masalah-masalah yang terjadi segera akan diatasi, dievaluasi, dicari jalan keluar," ucap Juri.

Selain itu, Juri menerangkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto juga sudah memberikan arahan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Juri, Prabowo meminta BGN memitigasi dan mengatasi masalah terkait MBG secara cepat, sehingga tidak terulang lagi.

"Pihak BGN sendiri kan sudah diberi arahan ya oleh Pak Presiden untuk memitigasi masalah yang terjadi, juga untuk menutup ruang masalah-masalah baru mungkin yang terjadi sehingga bisa dengan segera untuk diatasi," terang Juri.

Baca juga: Said Didu Kritik Keras MBG: Keracunan-Habiskan Uang Rakyat Ratusan Triliun

4.711 Kasus Keracunan

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), sejak Januari hingga 22 September 2025, sudah terjadi 4.711 kasus keracunan MBG.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved