Rabu, 8 April 2026

Terorisme

Siti Elina Terhubung dengan NII dan HTI

Siti Elina (24), perempuan bercadar bawa senjata api dan terobos Istana, dipastikan terhubung dengan NII dan HTI yang dilarang di Indonesia

Istimewa
Siti Elina (24) perempuan yang bawa senjata api dan mencoba menerobos Istana Merdeka dipastikan oleh Densus 88 terhubung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang merupakan organisasi terlarang karena radikal 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Siti Elina (24), perempuan bercadar yang membawa senjata api dan mencoba menerobos Istana Merdeka, Selasa (25/10/2022) pagi, dipastikan terhubung dengan organisasi radikal Negara Islam Indonesia (NII) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). HTI dan NII adalah kelompok radikal yang dilarang di Indonesia.

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan dari hasil penyelidikan dipastikan bahwa Siti Elina terhubung dengan HTI dan NII.

Bahkan, kata Aswin, suami Siti Elina, yakni Bahrul Ulum (37) adalah pembantu bendahara NII Jakarta Utara.

Bahrul Ulum dan seorang lainnya yakni JM, yang merupakan guru Siti Elina, juga sudah diamankan Densus 88. BU dan JM diketahui berbaiat pada Amir atau pimpinan Negara Islam Indonesia (NII).

"Dari hasil pendalam atau analisis terhadap media sosial, percakapan dan sebagainya, bahwa BU ini suaminya. Suaminya dalam struktur ini kita kita curigai menduduki posisi jabatan seperti pembantu atau pendamping Bendahara NII Jakarta Utara," kata Aswin di Polda Metro Jaya, seperti ditayangkan di Kompas TV, Rabu (26/10/2022).

"Sedangkan JM itu adalah murobbi atau guru yang mengajarkan doktrin yang bersangkutan SE. BU maupun JM berbaiat ke Amir NII dan sudah ditemukan faktanya," kata Aswin.

Baca juga: Pistol FN yang Dibawa Siti Elina Milik Pamannya

Menurut Aswin sesaat setelah peristiwa ini dilaporkan, Densus 88 langsung menerjunkan tim bersama penyidik Polda Metro Jaya untuk melakukan penyelidikan dan permintaan keterangan.

"Dari analisis hasil analisis Densus 88 ditemukan memang yang bersangkutan terhubung secara media sosial kepada beberapa akun seperti akun eks HTI dan NII.

Setelah pemeriksaan atas akun kata Aswin ditemukan 2 orang lainnya yang terhubung dengan kelompok NII Jakarta.

"Yakni BU dan JM. Mereka ini diketahui berbaiat kepada Amir Negara Islam Indonesia. Sehingga kemudian hasil koordinasi kita menyimpulkan bahwa penanganan ini harus juga melibatkan atau menerapkan UU Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme," katanya.

Oleh sebab itu kata Aswain Densus 88 terus berdampingan dengan penyidik ke Polda Metro Jaya untuk terus mendalami kasus ini.

"Pemeriksaan awal ini masih masih mencoba untuk menganalisis hubungan dengan teroris atau jaringan jaringan kelompok yang ada. Serta motivasi yang bersangkutan untuk datang ke Isna dan melakukan itu, kita dalami. Namun tidak semata-mata dari keterangan, tapi akan kita coba analisis dari lainnya yang sudah ada," katanya.

Baca juga: Terungkap, Suami Siti Elina Bendahara NII Jakarta Utara, Diamankan Densus 88

Kemudian, kata Aswin, Densus 88 melanjutkan dengan kegiatan penggeledahan di rumah Siti Elina.

"Yang kemudian menemukan ada beberapa senjata lain, ada yang berbentuk pistol dan senjata tajam di kediamannya. Semuanya sudah diamankan oleh penyidik Polda Metro Jaya," katanya.

Seperti diketahui identitas perempuan bercadar yang hendak menerobos Istana Merdeka, Jakarta Pusat sambil membawa senjata api akhirnya diketahui bernama Siti Elina berusia 24 tahun,

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved