Minggu, 19 April 2026

Eksklusif Warta Kota

Museum MH Thamrin Sepi, Ini yang Dilakukan Unit Pengelola Museum Kesejarahan

Untuk meningkatkan sektor wisatawan dalam kunjungan Museum khususnya Museum MH Thamrin akan lakukan pembenahan.

Nurfitri Aprilia
Museum MH. Thamrin yang akan ditutup untuk umum mulai tanggal 28 November hingga 1 Desember 2016 karena dilakukan proses pengasapan. Pada saat yang sama juga diberlakuan untuk Museum Joang 45. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, SENEN -- Untuk meningkatkan sektor wisatawan dalam kunjungan Museum khususnya Museum MH Thamrin akan lakukan pembenahan.

Baca: Mengerikan Penuturan Cewek yang Habis Dilecehkan Ojek Online

Pasalnya Museum MH Thamrin yang terletak di Jalan Kenari II No. 15, Kenari, Senen, Jakarta Pusat yang saat ini dinilai sepi pengujung karena akses masuk Museum Terlalu sempit bagi bus wisata. 

Baca: Ini Alasan Teman Ahok Ingin Sidang Kasus Penistaan Agama Disiarkan Langsung

Selain itu letak Museum yang memang berada ditengah kawasan pemukiman penduduk menjadi faktor Museum MH Thamrin tidak banyak diketahui warga.

Kepala UP Museum Kesejarahan Jakarta, Sri Kusumawati mengiyakan sepinya pengunjung Ke Museum MH Thamrin adalah akses Jalan menuju museum MH Thamrin yang sempit, sehingga tidak mudah dijangkau oleh warga.

"Disamping itu memang keberadaan museum MH Thamrin yang belum banyak diketahui masyarakat," katanya saat dihubungi Warta Kota, Minggu (11/12).

Beberapa upaya yang Akan dilakukan oleh Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta untuk meningkatkan minat masyarakat mengunjungi Museum MH Thamrin yaitu:

1. mensosialisasikan keberadaan museum MH Thamrin kepada masyarakat melalui kerjasama sama dengan stakeholder museum, komunitas pencinta Sejarah dan museum.

2. Mensosialisasikan keberadaan Museum MH Thamrin ke sekolah-Sekolah yang terletak di sekitar Museum MH Thamrin.

Kenapa sosialisasi ke sekolah2 yang Lokasinya dekat museum MH Thamrin perlu dilakukan?

Karena belum semua murid sekolah di sekitar Museum MH Thamrin mengetahui keberadaan museum ini. 

Akses ke Museum MH Thamrin tidak dapat dilalui oleh bus, sehingga rombongan sekolah yang menggunakan bus tidak bisa masuk ke Museum MH Thamrin, untuk parkir di Jl. Salemba Raya juga tidak memungkinkan.

Oleh karena itu sekolah-Sekolah yang terletak di sekitar museum MH Thamrin menjadi market utama bagi MH Thamrin, karena mudah dijangkau dengan kendaraan umum atau bahkan mereka bisa dengan berjalan kaki Ke Museum Thamrin.

3. Museum MH Thamrin berencana akan bekerjasama dengan Sudin Parbud Jakarta Pusat untuk mendayagunakan peran abang none untuk mempromosikan museum-museum yang di kawasan Jakarta Pusat, termasuk Museum MH Thamrin.

4.Selain upaya yang dilakukan secara internal, Museum MH Thamrin juga akan berkoordinasi dengan SKPD lain yang terkait untuk kemungkinan pembenahan lingkungan Museum MH Thamrin, terutama untuk  memperluas akses masuk ke Museum MH Thamrin.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved