Eksklusif Warta Kota
Museum MH Thamrin Sepi, Ini yang Dilakukan Unit Pengelola Museum Kesejarahan
Untuk meningkatkan sektor wisatawan dalam kunjungan Museum khususnya Museum MH Thamrin akan lakukan pembenahan.
Untuk Konsep yang lebih besar atau makro, namun ini baru sampai pada tahap pembahasan dengan beberapa ahli sejarah, yaitu dengan rencana revitalisasi kawasan bersejarah Kenari dan Salemba.
Kawasan Kenari dan Salemba merupakan situs bersejarah yang sangat penting dalam Sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Apabila memungkinkan dilakukan revitalisasi tempat-tempat bersejarah di kawasan itu secara simultan.
"Apabila kawasan bersejarah ini direvitalisasi maka akan menjadikannya menjadi kawasan bersejarah andalan Jakarta selain kawasan Kotatua Jakarta.
"Namun untuk mewujudkan hal ini perlu kajian yang lebih mendalam dengan melibatkan berbagai pihak.
"Selain itu kenyataan bahwa kawasan ini sekarang menjadi kawasan pemukiman yang sangat padat penduduk juga menjadi tantangan tersendiri," katanya.
Selain itu upaya mewajibkan peserta didik untuk wajib mengunjungi Museum sudah dilakukan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"Selama ini sudah juga dilakukan dengan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Namun untuk kunjungan ke museum MH Thamrin tidak sebanyak ke museum lain, terkendala karena bus-bus rombongan anak sekolah itu tidak Bisa masuk ke Museum MH Thamrin," katanya.
Sedangkan Untuk rencana perluasan akses masuk ke museum MH Thamrin harus dibicarakan lintas SKPD (Dinas) juga dengan Walikota Jakarta Pusat. Idealnya memang Jalan masuk bisa diperluas.
"Kondisi saat ini Jalan masuk Museum MH Thamrin sudah dipernuhi pedagang dan rumah penduduk, sehingga perlu perencanaan yang matang," kata Sri.
"Informasi yang saya peroleh dari pendahulu saya, pernah ada rencana untuk memperluas akses jalan ke museum MH Thamrin beberapa tahun yang lalu, namun rupanya rencana itu belum bisa diwujudkan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161120giliran-museum-mh-thamrin-dan-museum-joang-45-bakal-ditutup-untuk-umum1_20161120_085716.jpg)