Icip-icip Putu Medan ala Duri Kosambi
Aneka jajan pasar di Indonesia cukup banyak variasinya. Meski beberapa daerah punya nama yang sama tapi tentu saja dari rasa berbeda
WARTA KOTA, PALMERAH - Sewaktu mampir ke Alfamidi di daerah Duri Kosambi, Jakarta Barat saya heran gerobak ini selalu ada saja yang ngantri. Sedikit mengintip, saya melihat ternyata yang dijual adalah beberapa jajanan pasar. Saya memutuskan buat membeli.
Mendengar namanya mungkin nggak ada yang nyangka kalo jualannya Putu Medan. Bisa jadi kita mengira Pak Musalim berjualan makanan khas Jawa, atau putu Jawa bahkan. Pak Musalim memang bukan orang asli Medan, tapi ia juga handal dalam membuat putu Medan.
Selama lebih dari 7 tahun ia bekerja dengan penjual Putu Medan hingga akhirnya memutuskan untuk memulai usahanya sendiri, berjualan Putu Medan dan beberapa jajanan pasar lainnya seperti putu mayang, lupis dan cenil.
Biasanya jajanan pasar dibungkus untuk dibawa pulang, jarang banget yang langsung dimakan di tempat, dan yang paling laku biasanya putu medan dan lupisnya. Untuk itu saya-pun memutuskan untuk membeli yang sudah jadi favorit pembeli disini.
Sebelumnya memang saya nggak pernah makan Putu Medan, yang saya tahu putu Jawa yang warnanya hijau jadi bagi saya rasa putunya boleh juga. Tapi rasa lupisnya justru lebih menggoda.
Bentuknya segitiga, dan saat digigit nggak terlalu tebal dan empuk. Saya sering juga makan lupis segitiga dan umumnya terasa tebal saat mau dikunyah. Yang ini beda, untuk itu saya sih lebih menyarankan untuk mencoba lupisnya, meskipun Pak Musalin menjual menu utama-nya Putu Medan. (rekomendasi.me)
Putu Medan Pak Musalim
(Depan Alfamidi)
Jl. Kyai Haji Ahmad Dahlan (Duri Kosambi Raya)
Jakarta Barat
Jam Buka : 17.00 - hingga habis
Harga @ Rp 2.000,- -